Tetap Berkarya & Berinovasi Saat Pandemi Covid-19, UMY Gelar Webinar Nasional  Abdimas ke-4

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Webinar Nasional Pengabdian Masyarakat (Abdimas) ke-4 yang diselenggarakan pada hari Kamis (19/8) dengan tema "Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Model Peningkatan Kapasitas Masyarakat Era Covid 19". - Istimewa
17 Agustus 2021 18:37 WIB Media Digital Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih berlangsung telah menjadi disruptor terbesar pada abad ke-21 ini. Pengabdian Masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berbasis pada inovasi teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas masyarakat saat ini menjadi prioritas utama.

Sebagai wujud kontribusi nyata bahwa UMY tetap berkarya dan berinovasi saat pandemic Covid-19, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Webinar Nasional Pengabdian Masyarakat (Abdimas) ke-4 yang diselenggarakan pada hari Kamis (19/8) dengan tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Model Peningkatan Kapasitas Masyarakat Era Covid 19”. 

Webinar Nasional Abdimas 4 tahun 2021 ini merupakan agenda tahunan dan diselenggrakan fully daring dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten di bidangnya Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bapak Ir Budi Gunadi Sadikin CHFC, CLU, Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr.Mukti Fajar, Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Ibu Dr. Siti Noordjannah Djohantini, M.Si dan Inventor GeNose Alat Deteksi Dini Covid-19, Bapak Prof. Dr.Kuwat Triyana, M.Si.

Dalam kesempatan ini, Prof.Dr. Sukamta,MT.,IPM., Wakil Rektor Bidang Akademik UMY menyampaikan bahwa “Webinar Abdimas 4 ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, melalui forum ilmiah ini akan didesiminasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen-dosen UMY ini sekaligus wujud kontribusi nyata bahwa UMY tetap berkarya dan memberdayakan masyarakat meskipun di saat pandemic covid 19.  Prof. Dr. Sukamta juga menyampaikan bahwa tema webinar abdimas 4 saat ini lebih spesifik terkait Inovasi Teknologi Tepat Guna yang dapat membantu masyarakat terutama di saat pandemic covid 19. Selain itu, out put  dari Webinar Abdimas ke-4 ini adalah prosiding nasional dan jurnal pengabdian terindeks sinta tambahnya.

Sementara itu, Dr. Adhianty Nurjanah,M.Si., Ketua Panitia Webinar Abdimas-4 2021 menyampaikan bahwa  tujuan dari  pelaksanaan webinar nasional abdimas 4 ini adalah menyajikan beragam capaian inovasi tekhnogi Tepat Guna dan Model Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Era Covid 19 serta menghasilkan publikasi ilmiah maupun kebijakan alternative bagi kahayak luas melalui prosiding nasional dan jurnal ilmiah. Adapun jumlah peserta webinar abdimas 4 ini adalah 495 peserta yang berasal dari Sumatra Barat, Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Yogyakarta dan terbagi dalam (7) klaster topik bahasan diantaranya peningkatan kapasitas kelembagaan publik, kreatifitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi, kesehatan keluarga dan masyarakat, kapasitas daya saing UMKM dan BUMDES, digitalisasi syiar islam, produktivitas dan daya saing industri pangan, sarana dan prasarana publik dan mitigasi bencana,”paparnya yang juga Dosen Ilmu Komunikasi UMY.

Dr.Adhianty Nurjanah M.Si juga menambahkan bahwa selama Pandemic Covid-19, UMY tetap berkarya dan berinovasi untuk kemandirian dan kemaslahatan umat melalui beragam kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada penanganan pandemic covid-19. Mulai dari edukasi kepada masyarakat secara langsung atau melalui berbagai media terkait pentingnya Perilaku Hidup Sehat (PHBS) dengan tetap menjaga Protokol Kesehatan (PROKES), pembagian alat kesehatan, APD, serta berbagai inovasi teknologi tepat guna yang telah dihasilkan oleh UMY seperti platform digital marketing bagi UMKM, alat terapi infrared bagi Pasien Covid, robot disinfektan dan berbagai inovasi teknogi tepat guna lainnya. (ADV)