476 Nakes di Kulonprogo Sudah Disuntik Vaksin Moderna

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada nakes di Puskesmas Kalibawang, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, Selasa (2/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
22 Agustus 2021 17:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak 476 tenaga kesehatan (nakes) di wilayah kabupaten Kulonprogo sudah disuntik vaksin Moderna. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Moderna sebagai booster bagi nakes di wilayah kabupaten juga dilakukan secara bertahap, tidak dilakukan secara serentak.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada nakes dengan menggunakan vaksin Moderna secara bertahap bukan tanpa alasan. Jawatannya ingin mengantisipasi banyaknya nakes yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

"Vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin Moderna dilakukan secara bertahap untuk menghindari terganggunya pelayanan di fasyankes. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo. Jangan sampai vaksinasi Moderna ini menimbulkan masalah di fasyankes," kata Fajar pada Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Persiapan Pelonggaran, Tempat Wisata & Fasilitas Umum Didekontaminasi

Vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin Moderna di kabupaten Kulonprogo bukan tanpa kendala. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo masih kesulitan untuk menyimpan vaksin buatan negeri Paman Sam ini.

"Vaksin Moderna kan harus disimpan di suhu minus 20 derajat celcius ya. Kami sudah punya lemari khusus penyimpan vaksin Moderna. Akan tetapi, secara kapasitas memang belum bisa menampung banyak," kata Fajar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulonprogo Rina Nuryati menuturkan kabupaten Kulonprogo telah menerima 16.240 dosis vaksin Moderna.

"Vaksin Moderna yang sudah keluar atau sudah disuntikkan kepada nakes di wilayah kabupaten Kulonprogo sebanyak 476 dosis. Sehingga sisa vaksin Moderna di kami ada 15.764 dosis," ujar Rina.