Kejurkab Bridge Sleman Jaring Atlet Terbaik Menuju Kejurda DIY
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
Pelaksanaan dekontaminasi di Jogja Bay Water Park, Minggu (22/8/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah fasilitas umum terutama tempat wisata dilakukan dekontamisasi untuk mengantisipasi dilakukannya pelonggaran aktivitas masyarakat dan dibukanya destinasi wisata. Satgas Covid-19 dari pengelola wisata diberikan sosialisasi agar lebih siap dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan kepada pengunjung.
Dekontaminasi dilakukan oleh Tim Velox di destinasi wisata Jogja Bay Waterpark, Depok, Sleman, Minggu (22/8/2021). Koordinator Tim Velox BIN Bastu Tri Wicaksono menjelaskan sosialisasi penanganan Covid-19 dan penyemprotan disinfektan dilakukan dengan menyasar fasilitas umum termasuk destinasi.
BACA JUGA : Pelaku Usaha di Gunungkidul Desak Pemerintah Segera
Kegiatan sebagai upaya mendorong pengelola agar lebih siap jika sewaktu-waktu ada kebijakan pelonggaran dari pemerintah. Penyemprotan disinfektan itu dilakukan oleh Tim Velox menggunakan alat pelindung diri (APD) di seluruh area Jogja Bay, terutama di kawasan pintu masuk loket serta sejumlah wahana.
“Tujuannya agar ketika PPKM ini berakhir atau pun sudah mulai ada pelonggaran, meski pun kita tidak tahu akan dilonggarkan, pengelola dalam hal ini Satgas Covid-19 lebih siap. Karena di tempat wisata ini harus ketat prokesnya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” katanya Minggu (22/8/2021).
Selain Jogja Bay, timnya telah melakukan kegiatan yang sama di Monumen Jogja Kembali dan Terminal Jombor, Sleman. Pemilihan lokasi di tempat yang sering dikunjungi masyarakat luas, sehingga Satgas setempat harus dipersiapkan. Setelah diberikan pendampingan harapannya pengelola bisa melakukan pencegahan secara mandiri dan berkala untuk penyemprotan disinfektan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan.
BACA JUGA : Objek Wisata Jogja Ditutup hingga 16 Agustus
Pola pendampingan dilakukan dengan mengedepankan edukasi. Tim secara khusus mendatangkan dokter yang saat itu memberikan sosialisasi dan dialog dengan pengelola tentang berbagai persoalan Covid-19. “Ketika sudah mulai dilonggarkan untuk tempat wisata, pengelola sudah lebih siap dari sebelumnya. Harapan kami satgas di destinasi wisata atau fasilitas publik ini bisa menerapkan prokes secara disiplin terutama ke pengunjung,” ujarnya.
Manajer Operasional Jogja Bay Waterpark I Nyoman Mastra mengapresiasi BIN yang memilih Jogja Baya sebagai sasaran untuk diedukasi dan dekontaminasi. Sehingga Satgas Covid-19 di destinasi bisa menambah pengetahuan terkait penanganan Covid-19.
“Harapan saya pariwisata bisa dibuka tentu dengan prokes ketat, tentunya tidak boleh lengah, terutama kepada tamu dan kami akan lakukan pengawasan. Dengan adanya sosialisasi dan dekontaminasi ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi
Wisata Sungai Oya di Tahura Bunder viral. Pengelola menegaskan kawasan ini tidak gratis dan retribusi mengacu Perda DIY Nomor 11 Tahun 2023.
Basarnas menyatakan 46 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar selamat. Sebanyak 23 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Ekonom menilai pengembangan biofuel generasi kedua pasca-B50 menghadapi tantangan pembiayaan, bahan baku, teknologi, dan kepastian kebijakan.