Kaliurang Tutup, Wisatawan Tetap Berdatangan karena TPR Tak Dijaga

Sejumlah pengunjung memasuki kawasan Kaliurang, Sabtu (11/9/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
11 September 2021 20:07 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Meski objek wisata di Kaliurang seperti Taman Kaliurang, Air Terjun Tlogo Putri, dan lainnya masih tutup, sejumlah pengunjung tetap berdatangan ke kawasan wisata di lereng Gunung Merapi tersebut pada Sabtu (11/9/2021).

Pengunjung didominasi oleh rombongan keluarga, meski beberapa bus wisata juga terlihat melintas di sepanjang Jalan Kaliurang. Untuk mengakses kawasan wisata Kaliurang memang sangat terbuka. Di tempat penarikan petribusi (TPR) tidak ada penjaga dan semua pengendara bisa lewat.

BACA JUGA: Konflik Internal, Layanan PMI Kota Jogja Terganggu

Sejumlah warung buka melayani pengunjung yang datang. Meski masih ditutup, di Taman Tlogo Putri pintu masuknya masih bisa diakses oleh pengunjung sehingga banyak yang masuk ke taman tersebut, sekadar bersantai bersama keluarga.

Selain itu, meski belum seramai pada kondisi normal, beberapa jip wisata juga sudah beroperasi dan mengantarkan pengunjung berkeliling.

Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi sisi barat, Dardiri, mengungkapkan secara resmi saat ini belum membuka kembali jip wisata. “Tapi ada satu-dua yang beroperasi untuk mengisi perut, saya tidak bisa melarang,” ujarnya.

Ia memastikan jumlah jip yang telah beroperasi masih sangat sedikit, yakni di bawah 10%. Karena destinasi wisata belum buka, saat ini jip hanya mengantar pengunjung berkeliling di jalan, tanpa berhenti di destinasi khusus.

BACA JUGA: Kubu AHY Bubarkan HUT ke-20 Demokrat yang Digelar Kubu Moeldoko

Pengunjung menurutnya juga masih sangat sedikit, yang didominasi oleh keluarga warga lokal di sekitar Jogja. “Masih sangat sepi. Kemarin saya memantau di Kali Kuning seharian tidak ada [pengunjung yang naik jip],” katanya.

Sejak pandemi Covid-19, pihaknya menerapkan protokol kesehatan untuk wisata jip, meliputi wajib menggunakan masker dan penumpang maksimal empat orang. saat ini, pemandu juga sudah sebagian besar divaksin, yakni 98%.