20 Influencer Dikerahkan untuk Promosikan Kalurahan Budaya

Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menggandeng sebanyak 20 influencer untuk mengenalkan potensi dari rintisan kalurahan budaya dan destinasi di Bantul, Sabtu (11/9/2021). - Ist.
13 September 2021 08:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menggandeng sebanyak 20 influencer untuk mengenalkan potensi dari rintisan kalurahan budaya dan destinasi di Bantul, Sabtu (11/9/2021).

Langkah pengenalan rintisan kalurahan budaya dilakukan sebagai upaya membantu rintisan kalurahan budaya naik kelas menjadi kalurahan budaya.

“Tidak hanya dilakukan hari ini saja. Kami juga akan menggelar kegiatan yang sama pada 18 dan 25 September 2021 mendatang,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, Sabtu (11/9/2021).

BACA JUGA : Pengin Tahu! Begini Cara Influencer Instagram, TikTok

Menurut Ipung-panggilan akrab Markus Purnomo Adi, upaya membantu rintisan kalurahan budaya naik kelas ini dimaksudkan agar nantinya setelah menjadi kalurahan budaya, rintisan kalurahan budaya akan mendapatkan pembiayaan dari Dana Keistimewaan dan mampu memberdayakan warga sekitar.

Selain itu, melalui pengenalan potensi, maka diharapkan masyarakat akan mengetahui jika objek wisata Bantul tetap ada dan siap menyambut para calon wisatawan.  

“Untuk hari ini, para influencer kami ajak ke Argodadi [Praon Cawan], Tamantirto [Padepokan Bagong Kusudiarjo], Sendangsari [Desa Wisata Mangir], Desa Wisata Kiringan dan Watu Goyang,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Dispar Bantul Annihayah mengatakan pelibatan influencer untuk mengenalkan potensi wisata di Bantul sengaja dilakukan. Harapannya, bila sektor wisata kembali dibuka, masyarakat tahu kalau destinasi wisata Bantul masih eksis.

“Harapannya mereka bisa mempromosikan kalau kita itu sudah standar protokol kesehatan dan siap melayani wisatawan dari mana pun," katanya.