Advertisement
Sultan Utamakan Vaksinasi Pelajar sebelum Mulai Belajar Tatap Muka
Vaksinasi pelajar SMP dan SMA Budi Utama, Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (14/7/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X tetap mengutamakan merampungkan vaksinasi pelajar sebelum mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) meski PPKM di wilayahnya sudah padal level 3.
"Kita yang disiapkan [untuk PTM] ya memang semua harus vaksinasi," kata Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (14/9/2021) .
Advertisement
Meski demikian, Sultan telah meminta sekolah melakukan persiapan sebelum PTM secara terbatas di DIY dimulai. Apalagi, kata dia, vaksinasi untuk kalangan pelajar di wilayahnya sudah hampir selesai.
"Yang penting kita menyiapkan diri saja, nanti momentumnya kita akan tatap muka karena memang dimungkinkan untuk itu," kata dia.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengatakan dari total sekitar 400 SMA/SMK di DIY, tercatat sebanyak 177 sekolah yang cakupan vaksinasi siswanya telah mencapai 80 persen. Sedangkan vaksinasi guru secara keseluruhan telah mencapai di atas 95 persen.
BACA JUGA: Korea Selatan Denda Google Rp2,53 Triliun, Ini Penyebabnya
Untuk mengikuti PTM, menurut Didik, ke depan masing-masing siswa harus mendapatkan izin dari orang tua.
"Kalau tidak ada izin dari orang tua, pembelajaran sebagian dengan jarak jauh tidak ada masalah. Jadi tatap muka itu tidak menghilangkan PJJ [pembelajaran jarak jauh]," kata dia.
Menyongsong pelaksanaan PTM secara terbatas, menurut dia, Disdikpora DIY bakal menggelar simulasi di beberapa sekolah yang vaksinasinya telah mencapai 80 persen, memiliki kesiapan sarana prokes serta telah membentuk gugus tugas COVID-19.
Menurut Didik, PTM secara terbatas tetap memprioritaskan sekolah yang cakupan vaksinasinya sudah maksimal.
"Bagaimanapun juga ini soal keamanan, dan tentunya tadi ada izin orang tua. Makannya sekolah membuat surat edaran terkait izin orang tua," kata dia.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Makarim justru meminta sekolah di wilayah PPKM Level 1 sampai 3 tidak perlu ragu menggelar PTM terbatas.
"Semua (sekolah di wilayah PPKM) level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga," kata dia.
Menurut Nadiem, sekolah tidak perlu menunggu sebagian besar siswa dan guru divaksinasi selama PPKM di wilayahnya telah turun pada Level 1 sampai 3 . "Tidak perlu menunggu itu (vaksinasi)," ujar Nadiem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tujuh Tewas dalam Longsor Disertai Banjir Bandang di Cisarua Bandung
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Depo di Jogja Tak Terima Sampah Organik, Bumijo Fokus Olah Mandiri
- Tebing Labil Seusai Hujan, Batu Timpa Rumah Warga Bokoharjo Sleman
- Masih Ada 982 Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer SMA-SMK di DIY
- Warga Kalibawang Diduga Tewas, Kerangka Ditemukan di Gunung Tugel
- PDIP DIY Gelar Merawat Pertiwi, Jaga Hubungan Manusia dan Alam
Advertisement
Advertisement



