BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Suasana objek wisata Tebing Breksi saat libur Imlek pada Minggu (14/2/2021). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata DIY belum mengetahui apakah ada tambahan destinasi wisata yang dibolehkan untuk uji coba pembukaan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 ini. Sejauh ini baru tiga destinasi yang boleh buka, yakni Tebing Breksi Prambanan Sleman, Pinus Sari Mangunan Bantul, dan Gembira Lokas Zoo Jogja.
“Kami belum dapat informasi kalau ada tambahan destinasi wisata [yang boleh buka terbatas di PPKM level 3],” kata Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, saat dihubungi Kamis (16/9/2021).
Marlina menduga kemungkinan informasi tersebut baru pembicaraan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenarekraf) dan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI). Yang pasti, Marlina menyatakan Dispar DIY belum mendapat informasi tersebut.
Namun ia tidak menampik jika Dispar telah mengusulkan sejumlah destinasi wisata tambahan untuk dibolehkan beroperasi secara terbatas. Akan tetapi dia tidak menyebutkan mana saja destinasi yang disusulkan untuk uji coba buka karena belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kemenparekraf.
Baca juga: Warga Terdampak Tol Jogja-Solo Bingung karena Punya Sisa Lahan Segitiga yang Tak Diganti Rugi
Saat ini Dispar DIY masih fokus memantau dan mendampingi tiga destinasi yang sudah boleh buka terbatas, yakni yakni Tebing Breksi Prambanan Sleman, Pinus Sari Mangunan Bantul, dan Gembira Lokas Zoo Jogja. Ketiga destinasi tersebut diakuinya sudah memiliki sertifikat CHSE, “Sementara ini yang boleh buka baru tiga itu,” ucap Marlina.
Marlina menambahkan dari 200 lebih destinasi wisata di DIY, baru 96 destinasi wisata yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE. CHSE adalah standar yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mencakup tempat wisata, hotel, restoran, toilet umum, penjualan oleh-oleh dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.