DIY Siapkan Bingkisan Bagi Lansia yang Mau Divaksin

Sejumlah lansia mengikuti skrining kesehatan sebelum mendapat vaksinasi, di GSP UGM, Minggu (21/3/2021). - Harian Jogja/ Lugas Subarkah\\r\\n
23 September 2021 08:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Berbagai upaya dilakukan Pemda DIY dan pemerintah kabupaten kota untuk mempercepat capaian vaksinasi kalangan lansia. Salah satunya menyiapkan bingkisan khusus bagi lansia yang mau ke luar rumah untuk divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan vaksinasi lansia sampai 21 September 2021 sebanyak 58,78% atau 277.936 orang dari total sasaran 472.852 orang. Padahal lansia merpakan kelompok rentan. Angka kematian atau case fatality rate selama ini didominasi oleh lansia.

BACA JUGA : Segini Capaian Vaksinasi Covid-19 di DIY

Menurut dia, beberapa kendala capaian vaksinasi lansia masih rendah karena ada yang masih ragu, keluarganya juga galau, ada yang kesulitan secara akses. Maka pihak pemerintah sudah menyiapkan strateginya.

“Kita harus aktif dekatkan, maka strategi sedikit dengan semacam iming-iming uang kita beri satu bingkisan sebagai penghargaan, jangan dilihat bingkisannya agar beliau mau vaksin, kedua akan dekatkan ke sasaran,” ujar Pembajun, Rabu (22/9)

Selain karena rentan, lansia juga menjadi salah satu barometer penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Beberapa parameter penurunan level PPKM adalah angka kematian menurun, bed occupancy rate (BOR) menurun, angka kasus aktif menurun, ditambah lagi cakupan vaksinasi yang harus di atas standar Pemerintah Pusat minimal 70%.  

“Lansia kalau [capaian vaksinasi] di atas 60 persen maka dipertimmbangkan turun level PPKM,” ujar Pembajun.

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi mengatakan secara umum capaian vaksinasi per 21 September 2021 sebesar 75,54% atau 2.175.466 orang dari total sasaran 2.879.699 orang untuk dosis pertama. Sementara dosis kedua tercapai 36,10% atau 1.039.706 orang. Capaian tersebut diakuinya cukup menggembirakan secara umum kaena masuk urutan keempat nasional setelah DKI Jakarta, Bali, dan Kepulauan Riau.

Pihaknya berharap capaian vaksinasi sampai Oktober bisa mencapai 80% untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity sehingga bisa membuka berbagai sektor, mulai pendidikan, perekonomian dan sebagainya. Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan dengan berbagai stakeholder terutama TNI-Polri dan swasta.

BACA JUGA : Warga Pra-Lansia di Kota Jogja Mulai Divaksin

“Masih tetap harus gandeng TNI-Polri, target kita di akhir tahun bisa 100%. Kita selalu mendekatkan vaksinasi ke titik terdekat, pada sektor kewilayahan bisa terjangkau sampai kelurahan hingga RT dan RW terhadap masyarakat yang mungkin tak bisa dunakan gadget. Diharapkan teman wilayah jemut bola,” papar Sumadi.

Lebih lanjut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Pemda DIY ini mengatakan vaksinasi yang dialkukan selama ini memang tergantung stok vaksin yang tersedia. Namun sejauh ini Pemda diakuinya selalu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan agar selalu dikirim, bahkan rencananya besok atau Kamis (23/9) ada kiriman sebanyak 82.000 dosis. Dia juga berharap akhir Oktober mendatang capaian vaksinasi lansia bisa sampai 100%.