Prediksi Malut United vs Persita: Laskar Kie Raha Diunggulkan Menang
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Ilustrasi air minum dalam kemasan/Womenshealthmag
Harianjogja.com, SLEMAN– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sleman Tirta Sembada diminta untuk menyusun rencana pengamanan air minum (RPAM). RPAM tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Bupati untuk menjamin kualitas air minum bagi masyarakat Sleman.
Direktur Utama PUDAM Sleman, Dwi Nurwata mengatakan untuk penyusunan RPAM ini sejumlah pegawai sudah diberi pendidikan dan pelatihan (Diklat RPAM). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dan implementasi dari Peraturan Presiden yang mewajibkan PDAM di seluruh Indonesia untuk menyusun RPAM.
BACA JUGA : PUDAM Sleman Raih Paritrana Award 2020
“RPAM ini nantinya akan dituangkan ke dalam Peraturan Bupati supaya nanti dalam pelayanan kepada masyarakat bisa bekerja dengan baik seperti apa yang diharapkan Pemerintah,” jelasnya di sela kegiatan Diklat RPAM PUDAM Sleman, Kamis (23/9/2021).
Menurut Dwi, RPAM merupakan upaya melindungi air minum dari hulu sampai hilir melalui pendekatan manajemen risiko untuk menjamin terpenuhinya 4K (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan). Kebutuhan pokok minimal setiap orang dijabarkan dalam ke empat aspek tersebut.
Dwi mengatakan, RPAM bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada sumber air. Termasuk menerapkan pengolahan air baku terkontiminasi sesuai prosedur operasi. Tujuannya agar dapat menjaga kualitas air selama penyimpanan di reservoir, pipa distribusi, hingga konsumen.
"Air harus disediakan secara cukup kepada masyarakat secara berkelanjutan dan memenuhi syarat-syarat kualitas. Air juga harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas air," katanya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan diklat sebagai upaya meningkatkan pelayanan air minum yang berkualitas untuk seluruh masyarakat. Menurut Danang, penyusunan RPAM yang baik dan sistematis merupakan langkah strategis dalam upaya menjaga pelayanan akses air bersih dan pembangunan yang berkelanjutan.
BACA JUGA : Setelah Paritrana Award 2020, Tahun Ini PUDAM Tirta
"Untuk mendukung dan memastikan penyusunan RPAM dapat berjalan dengan baik, maka kesiapan SDM merupakan satu komponen yang sangat penting. Saya berharap peserta diklat memperoleh pemahaman serta gambaran yang jelas terkait tugas pokok dalam pemberian pelayanan yang baik serta berkelanjutan,” katanya.
Danang berharap kegiatan diklat tersebut dapat semakin menjadikan kualitas pelayanan PUDAM Sleman semakin baik. "Kami berharap agar penyusunan RPAM bisa selesai sesuai rencana sehingga pemanfaatannya dapat berkelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.