Sleman Susun RPAM untuk Jaga Kualitas Air

Ilustrasi air minum dalam kemasan - Womenshealthmag
24 September 2021 09:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sleman Tirta Sembada diminta untuk menyusun rencana pengamanan air minum (RPAM). RPAM tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Bupati untuk menjamin kualitas air minum bagi masyarakat Sleman.

Direktur Utama PUDAM Sleman, Dwi Nurwata mengatakan untuk penyusunan RPAM ini sejumlah pegawai sudah diberi pendidikan dan pelatihan (Diklat RPAM). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dan implementasi dari Peraturan Presiden yang mewajibkan PDAM di seluruh Indonesia untuk menyusun RPAM.

BACA JUGA : PUDAM Sleman Raih Paritrana Award 2020

“RPAM ini nantinya akan dituangkan ke dalam Peraturan Bupati supaya nanti dalam pelayanan kepada masyarakat bisa bekerja dengan baik seperti apa yang diharapkan Pemerintah,” jelasnya di sela kegiatan Diklat RPAM PUDAM Sleman, Kamis (23/9/2021).

Menurut Dwi, RPAM merupakan upaya melindungi air minum dari hulu sampai hilir melalui pendekatan manajemen risiko untuk menjamin terpenuhinya 4K (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan). Kebutuhan pokok minimal setiap orang dijabarkan dalam ke empat aspek tersebut.

Dwi mengatakan, RPAM bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada sumber air. Termasuk menerapkan pengolahan air baku terkontiminasi sesuai prosedur operasi. Tujuannya agar dapat menjaga kualitas air selama penyimpanan di reservoir, pipa distribusi, hingga konsumen.

"Air harus disediakan secara cukup kepada masyarakat secara berkelanjutan dan memenuhi syarat-syarat kualitas. Air juga harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas air," katanya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan diklat sebagai upaya meningkatkan pelayanan air minum yang berkualitas untuk seluruh masyarakat. Menurut Danang, penyusunan RPAM yang baik dan sistematis merupakan langkah strategis dalam upaya menjaga pelayanan akses air bersih dan pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA : Setelah Paritrana Award 2020, Tahun Ini PUDAM Tirta

"Untuk mendukung dan memastikan penyusunan RPAM dapat berjalan dengan baik, maka kesiapan SDM merupakan satu komponen yang sangat penting. Saya berharap peserta diklat memperoleh pemahaman serta gambaran yang jelas terkait tugas pokok dalam pemberian pelayanan yang baik serta berkelanjutan,” katanya.

Danang berharap kegiatan diklat tersebut dapat semakin menjadikan kualitas pelayanan PUDAM Sleman semakin baik. "Kami berharap agar penyusunan RPAM bisa selesai sesuai rencana sehingga pemanfaatannya dapat berkelanjutan," katanya.