Sepekan Tak Ketemu, Warga Cangkringan yang Hilang Setelah Pamit ke Merapi Tak Lagi Dicari

Kabut tebal terlihat di puncak Gunung Merapi dari kawasan Klangon, Glagaharjo, Sleman, Kamis (23/9/2021). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
29 September 2021 14:07 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Sepekan sudah Selamiyo, warga Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, dicari karena hilang setelah pamit naik ke Gunung Merapi. Sempat melibatkan tim gabungan SAR DIY, pencarian oleh warga setempat pun tidak membuahkan hasil.

Babinsa Kalurahan Glagaharjo, Koptu Eko Widodo, menuturkan ada dua metode mencari Selamiyo, yang kini keduanya sudah dihentikan. Pertama, pencarian oleh tim gabungan SAR DIY dan Basarnas dengan pendirian posko di Bukit Klangon.

“Hari ketiga SAR gabungan sudah ditutup secara resmi dengan alasan situasi masih level Siaga. Kemudian dilanjutkan dengan pencarian oleh warga setempat sampai hari ketujuh,” ujarnya, Rabu (29/9/2021).

Sampai dengan hari ketujuh, warga setempat menyisir seluruh area yang mereka curigai dilewati Selamiyo. Namun pencarian ini pun tak membuahkan hasil sehingga dihentikan.

Warga masih boleh mencari asalkan seizin keluarga. 

Sampai saat ini, kata dia, keluarga Selamiyo sebenarnya belum ikhlas, namun dengan pertimbangan risiko, pencarian terkoordinasi tetap dihentikan. 

“Kalau normalnya dia meninggal, harusnya sudah tercium bau yang menunjukkan keberadaan korban. Sampai hari ketujuh belum mencium adanya bau,” ungkapnya.