3.000 Mahasiswa Ikuti Vaksinasi di UNY

Sejumlah mahasiswa mengikuti vaksinasi di Auditorium UNY, Sabtu (2/10/2021) - Harian Jogja/Lugas Subarkah.
02 Oktober 2021 17:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, DEPOK-Sebanyak 3.000 mahasiswa mengikuti vaksinasi dalam Gerakan Vaksinasi Mahasiswa di Auditorium UNY, Sabtu (2/10/2021). Vaksinasi ini merupakan kolaborasi dari BEM Nusantara, Pemda DIY, TNI dan Polri dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi mahasiswa.

Korpus BEM Nusantara, Dimas Prayoga, menjelaskan Gerakan Vaksinasi Mahasiswa merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dengan berkolaborasi bersama Pemda, TNI dan Polri untuk mensukseskan vaksinasi di Indonesia.

“Ini adalah ikhtiar kami bersama, bukan hanya mahasiswa, bukan hanya pemerintah. Kami didampingi Forkompimda, TNI dan Polri. Oleh karena itu kolaborasi ini saya harap bisa terus berjalan sehingga Indonesia bisa betul-betul terbebas dari Covid-19,” ujarnya.

Vaksinasi berlangsung dari pukul 07.00 WIB-16.00 WIB. vaksinasi ini menargetkan sebanyak 3.000 mahasiswa, dengan prioritas dosis kedua. Adapun vaksinasi dosis pertama telah berlangsung satu bulan sebelumnya di lokasi yang sama.

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi, mengatakan vaksinasi untuk mahasiswa ini merupakan salah satu upaya persiapan dalam memulai PTM bagi mahasiswa, yang direncanakan akan dimulai pada minggu pertama atau kedua bulan Oktober.

“Terutama berkaitan akan dibukanya pembelajaran tatap muka untuk mahasiswa, yang sudah dilaksanakan persiapannya dengan baik. Kira-kira minggu pertama atau kedua Oktober sudah bisa dimulai melihat situasinya,” ungkapnya.

Di DIY, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 82,39%, merupakan peringkat keempat tingkat nasional. Sementara vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 48,08%. Ia mengapresiasi mahasiswa yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan vaksinasi sehingga mempercepat terciptanya kekebalan imunitas.

Meski kasus harian dan kematian Covid-19 di DIY sudah menurun signifikan, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjaga protokol kesehatan dan turut mensukseskan vaksinasi. “Sehingga kita bisa segera melaksanakan kegiatan seperti biasanya,” katanya.