Ratusan Kendaraan Dicegah Masuk Pantai DIY, Masih Banyak yang Lolos

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo saat menutup objek wisata pantai Glagah pada Sabtu (3/7/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
03 Oktober 2021 18:47 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY menyebut ratusan kendaraan dicegah masuk kawasan pantai di Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo, pada Sabtu (2/10/2021) pekan lalu.

Pantai belum resmi dibuka selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di DIY.

“Di Gunungkidul ada sekitar 300 kendaraan yang diminta putar balik. Di Bantul dan Kulonprogo hampir sama jumlahnya,” kata Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, Minggu (3/10/2021).

Noviar mengatakan kendaraan wisatawan yang dicegah masuk pantai meliputi rombongan bus pariwisata dan kendaraan pribadi. Pada Minggu (3/10/2021), jumlah kendaraan yang tak boleh masuk pantai juga banyak, meski jumlahnya belum dihitung secara pasti.

Satpol PP DIY menerjunkan 328 personel untuk menjaga objek wisata yang belum mendapatkan rekomendasi izin beroperasi pada masa PPKM level 3 ini.

Noviar yang juga menjabat Koordinator Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 DIY ini tidak menampik banyak juga kendaraan wisatawan yang lolos dari pantauan petugas melalui jalur-jalur tikus dengan bantuan warga sekitar.

“Iya banyak yang lolos karena pelaku wisata di setiap lokasi juga menginginkan adanya pengunjung. Jadi petugas kami tidak bisa juga terlalu keras karena berhadapan dengan penduduk sendiri,” ujar Noviar.

“Masyarakat dan kelompok sadar wisata [Pokdarwis] di objek wisata sudah lama tidak mencari nafkah karena ada penyekatan, sehingga mereka dengan berbagai macam usaha berusaha memasukkan pengunjung ke lokasi."

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengakui banyak wisatawan yang sudah mencuri star dengan mengunjungi objek wisata yang belum buka di masa PPKM level 3 ini, terutama di kawasan pantai selatan DIY. Bahkan wisatawan sengaja datang pada dini hari untuk mengindari petugas di pintu penyekatan.