Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
GKR Hayu (dua dari kanan) saat mengisi talkshow UMKM Lokal, Go Digital, Kamis (7/10). /Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaku usaha kelas kecil dan menengah (UMKM) di DIY didorong terus untuk meningkatkan kemampuan diri. Baik dalam hal kualitas produk, pelayanan hingga pemasaran produk.
Penghageng Tepas Tandhayekti Keraton Ngayogyakarta GKR Hayu meminta agar seluruh pelaku UMKM mampu menguasai teknik pemasaran digital. Selama pandemi Covid-19, teknik pemasaran secara digital mampu mempertahankan eksistensi UMKM. Sebab selain UMKM di DIY dikenal kreatif, juga mampu membuat produk dengan kualitas yang bagus.
BACA JUGA : Separuh UMKM di Kota Jogja Belum Kantongi NIB
"Tidak sedikit produk UMKM yang mampu menembus pasar internasional. Saya ingin UMKM menghilangkan mental, gini aja cukup. Jangan seperti itu," kata Hayu dalam talkshow UMKM Lokal, Go Digital, Kamis (7/10/2021).
Perempuan yang memegang Divisi Khusus IT dan Dokumentasi di Keraton Jogja ini meyakini banyak peluang yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM di era digital saat ini. Meski modal terbatas, katanya, pelaku UKM juga memiliki peluang yang sama dengan pelaku usaha bermodal tinggi.
Hal yang tak kalah penting, lanjutnya pelaku UMKM harus terus mengembangma bentuk kerja sama, kolaborasi dan sinergi dengan UMKM ataupun industri menengah ke bawah. "Kuncinya pada inovasi dan kreatifitas dalam mencari peluang usaha, mengenalkan dan memasarkan produk dengan memanfaatkan teknologi digital," katanya.
Kepala Cabang Artugo Jogja Ainur Yanni selaku penyelenggara mengatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan bisnis para pelaku usaha khususnya di bidang kuliner. Forum diskusi tersebut menjadi salah satu wujud dukungan Artugo terhadap pengembangan UMKM.
Diskusi yang digelar bertujuan untuk membagi informasi mengenai penggunaan digital tools sebagai sarana memajukan usaha bagi UMKM, termasuk di DIY. "Tema diskusi kali ini relevan dengan tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut kreatifitas dalam mempromosikan sekaligus memasarkan produk," katanya.
BACA JUGA : 1.126 UKM di Kota Jogja Terima BPUM
Ia memanfaatkan digital tools terutama dalam menghadirkan layanan purna jual. Mereka memiliki Service Trifecta, layanan purnajual berbasis digital, dengan salah satu benefit istimewanya berupa Digital Warranty. "Dengan garansi digital ini, selain mudah juga bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat. Inilah pengalaman dan manfaat dari digital tools yang ingin kami bagikan kepada UMKM," kata Yanni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol kemenangan tim tamu.
Kedubes Singapura membantah kabar kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal pada 18 Oktober 2026. Dino mengaku berada di Perth, Australia.
Prabowo menerima Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto untuk membahas 384 peserta P3MD dan rencana magang pada Januari-Februari 2027.
Adam Alis mencetak gol menit ke-90+2 saat Persib Bandung mengalahkan Garudayaksa FC 1-2 dan naik ke peringkat kelima klasemen Super League.