PKS Sleman Gelar Aksi Donor Darah

Aksi Donor Darah di Kalurahan Wukirsari, Cangkringan, Senin (11/10/2021). - Ist.
11 Oktober 2021 14:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kebutuhan darah bagi masyarakat di Sleman khususnya hingga kini masih tinggi. Untuk membantu memenuhi pelayanan darah di PMI, DPD PKS Sleman menggelar aksi donor darah untuk ketigakalinya.

Ketua DPD PKS Sleman Indra Gumilar mengatakan penyediaan donor darah yang aman, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah. Namun demikian, sebagai elemen bangsa masyarakat juga perlu berperan mengambil tanggung jawab tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan darah.

BACA JUGA : Hari Donor Darah Sedunia, PMI Dorong Program Darah 

"Mari bersama terus membangun kepedulian, simpati, dan empati kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Jangan sampai, khususnya Kabupaten Sleman, kekurangan stock darah," katanya usai menggelar Aksi Donor Darah di Kalurahan Wukirsari, Cangkringan, melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (11/10/2021).

Menurut Indra, kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 70 peserta yang berasal dari elemen relawan PKS dan masyarakat umum. Aksi donor darah yang dilakukan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Indra mengapresiasi partisipasi relawan dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. "Peran warga yang terlihat kecil dengan mendonorkan darah ini memiliki pengaruh yang sangat besar bagi orang yang sedang membutuhkan stock darah," katanya.

Menurut Indra, kehadiran PADOS (Paguyuban Donor Sejahtera) yang digagas PKS Sleman banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan darah selama pandemi Covid-19 belakangan ini.

BACA JUGA : Warga yang Sehat Diimbau untuk Donor Darah

"Kami juga melakukan pelayanan dengan enam unit mobil ambulance dan 1 unit mobil layanan masyarakat. Ini bentuk keseriusan kita untuk terus menjadi pelayan masyarakat," katanya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi DIY Huda Tri Yudiana mendukung penuh kegiatan tersebut. Huda mendorong agar budaya gotong-royong di kalangan masyarakat terus dihidupkan, salah satunya melalui kegiatan donor darah. Ia berharap permasalahan keterbatasan stok darah PMI bisa sedikit terselesaikan melalui peran aktif organisasi politik dan organisasi masyarakat.