Pensiunan TNI Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Sungai Sempor Sleman

Polisi, TNI dan SAR DIY mengevakuasi korban di pinggir Kali Sempor, Senin (11/10/2021)-Harian Jogja - Lugas Subarkah
11 Oktober 2021 18:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Warga Dukuh, Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, dihebohkan dengan penemuan mayat pria paruh baya di Sungai Sempor, Senin (11/10/2021) pukul 11.45 WIB. Korban ditemukan di bawah sungai dengan kondisi tidak berbusana.

Setelah diangkat dari sungai, tubuh korban yang diketahui berinisial J, laki-laki 59 tahun warga Kapanewon Ngaglik yang juga merupakan pensiunan TNI AD itu, ditutupi dengan daun pisang hingga ambulans milik SAR DIY datang mengangkut jenazah ke rumah duka.

Kapolsek Turi, AKP Aditya Permana, menuturkan saksi pertama yang menemukan korban adalah teman korban sendiri, yang dihubungi korban untuk datang ke lokasi kejadian sekira pukul 10.00 WIB. “Sama temanya disusul ke sana pukul 11.45 WIB, korban ditemukan di bawah Kali Sempor,” katanya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang tak bernyawa, dengan tubuh menguning dan tanpa mengenakan pakaian. “Karena saksi gugup, lalu meminta bantuan warga yang bertani, kemudian diangkat ke atas oleh pihak warga. Setelah itu baru dilaporkan ke Polsek,” ujarnya.

Polsek Turi dibantu Puskesmas, SAR DIY dan Koramil, memeriksa tubuh korban dan lokasi kejadian. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan maupun kecelakaan seperti terpeleset dari atas.

BACA JUGA: Protes Lingkungan Rusak karena Tambang, Warga Sleman Malah Dipolisikan

Identifikasi sementara dari Puskesmas kata dia, kemungkinan korban sudah tak bernyawa ketika berada di bawah sungai. Adapun kemungkinan penyebab kematian menurutnya bisa jadi karena serangan jantung. “Korban tidak memiliki riwayat penyakit,” ungkapnya.

Salah satu warga Dukuh yang pertama melihat penemuan ini, Agus, mengatakan sekira pukul 11.00 WIB ia melihat korban masih dalam kondisi masih hidup dan mondar-mandir di lokasi tersebut. “Sekitar tiga menit naik turun di situ [lokasi kejadian],” ungkapnya.

Pada waktu itu ia melihat korban masih mengenakan pakaian, dengan memarkir motor di dekat jembatan. Agus pun kemudian meninggalkan korban untuk mencari rumput beberapa saat. Saat kembali ke lokasi itu, ia melihat sudah ada beberapa warga mengerubungi korban yang sudah tak bernyawa.

Polisi menyebut pihak keluarga korban sudah menerima kematian korban dan sudah membuat surat pernyataan dan menghendaki korban segera dimakamkan. Adapun sejumlah barang pribadi termasuk motor korban diamankan di polsek Tur