BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Petugas Satpol PP meminta masyarakat tidak berkerumun di kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Jogja, Kamis (31/12/2020) malam. /ANTARA FOTO-Luqman Hakim\r\n
Harianjogja.com, JOGJA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY bersyukur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) DIY turun level dari level 3 menjadi level 2 yang artinya penanganan Covid-19 DIY terkendali. Namun pada sisi lain tugas Satpol PP juga bertambah berat karena banyak kelonggaran kegiatan masyarakat yang harus dipantau setiap saat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Jadi tugas kita ini semakin berat dengan adanya pelonggan-pelonggaran ini karena kita fokusnya jangan sampai nanti terjadi lonjakan kasus lagi,” kata Kepala Satpol PP DIY, seusai rapat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Selasa (19/10/2021).
Adanya pelonggaran kegiatan masyarakat, kata Noviar, dikhawatirkan terjadi kenaikan kasus Covid-19 seperti yang dikhawatirkan sejumlah ahli akan terjadi lonjakan kasus pada libur Natal dan Tahun Baru nanti, “Kita berupaya jangan sampai hal ini terjadi,” ujar Noviar.
BACA JUGA: Begini Trik Mendapatkan Uang dari Podcast
Noviar memastikan semua personel Satpol PP akan melakukan pengawasan setiap saat terkait penegakan disiplin protokol kesehatan terutama soal kerumunan, dan kepatuhan memakai maskr. Total ada 328 petugas yang disiagakan di 33 titik objek wisata pantai dan gunung untuk mengawasi wisatawan dan masyarakat setempat.
Selain objek wisata yang menjadi sasaran juga akan mengawasi tempat usaha warung makan serta restoran. Demikian juga memantau aktivitas hajatan yang sudah dibolehkan untuk dilaksanakan. Untuk pengawasan hajatan atau resepsi pihaknya menyerahkan kepada Satgas Covid-19 di masing-masing kelurahan dan kalurahan.
Pria yang juga menjabat sebagai koordinator Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 juga meminta masyarakat untuk lebih memperketat disiplin protokol kesehatan di tengah penurunan level PPKM ini
“Saya menghimbau untuk masyarakat Jogja walaupun level PPKM sudah diturunkan, protokol kesehatan harus super ketat. Kedua untuk wisatawan yang masuk ke Jogja itu agar mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku di sini, terkait protokol keksehatan, memindai aplikasi Peduli Lindungi dan ketentuan-ketentuan yang kita keluarkan,” ujar Noviar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Helikopter Eurocopter Super Puma jatuh di Sungai Barito saat misi pemadaman karhutla. Tiga kru dipastikan selamat oleh BNPB.
Piala Ketua DPRD DIY diikuti peserta berbagai daerah. Ajang lomba burung berkicau ini diharapkan menggerakkan ekonomi dan mendukung konservasi.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Heri Nugroho, menyesalkan penurunan foto Wapres Gibran di Ruang Banggar DPRD DIY dan meminta aparat menindaklanjuti.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman. Bulog mencatat cadangan 4,5 juta ton dan serapan gabah lebih dari 4,4 juta ton.