Advertisement
Siap-Siap! Bus Pariwisata yang Penumpangnya Melebihi 50% Bakal Diputar Balik

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul akan memutar balik bus pariwisata yang melebihi kuota 50 persen, di tiga lokasi wisata di Bantul. Selain memutar balik, Dishub juga akan memaksimalkan penjagaan terhadap penerapan ganjil genap ke objek wisata saat akhir pekan.
"Kami maksimalkan penyekatan untuk ganjil genap. Khusus untuk bus pariwisata, jika bus tersebut diisi lebih dari 50 persen, maka akan kami putar balik," kata Kepala Dishub Aris Suharyanta, Jumat (29/10/2021).
Advertisement
Untuk titik penyekatan, Aris mengungkapkan memastikan dilakukan di tiga titik. Yakni di TPR Pantai Parangtritis, Seribu Batu Mangunan dan TPR Samas. "Yang jelas kami maksimalkan penyekatannya," jelas Aris.
Sementara Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan kebijakan ganjil genap tetap diberlakukan pada Jumat (29/10/2021) hingga Minggu (31/10/2021) di tiga kawasan berbeda.
Baca juga: Hampir 100 Persen RT di Jogja Masuk Zona Hijau Covid-19
Di mana untuk kawasan Mangunan, Jumat (29/10/2021) diberlakukan ganjil, Sabtu (30/10/2021) genap dan Minggu (31/10/2021) ganjil. Sedangkan kawasan Pantai Parangtritis Jumat (29/10/2021) diberlakukan ganjil, Sabtu (30/10/2021) genap dan Minggu (31/10/2021) ganjil. Sementara untuk kawasan Pantai Baros-Pandansimo, Jumat (29/10/2021) diberlakukan genap, Sabtu (30/10/2021) ganjil dan Minggu (31/10/2021) genap.
"Pemberlakuan aturan tersebut berlaku mulai Jumat pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 18.00 WIB. Untuk pengawasan kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan yang akan melakukan penyekatan di jalur mau masuk objek wisata," jelasnya.
Menurut Markus, penerapan ganjil genap di obwis yang berada di pantai wilayah barat dan timur dilakukan untuk membagi rata kunjungan wisata di obwis. Mengingat masih banyak wisatawan yang datang karena salah nomor genap ganjil.
"Untuk pemerataan dan solusi kepada pengunjung, maka kami terapkan kebijakan tersebut," ungkapnya.
Penerapan PeduliLindungi
Terkait dengan kebijakan penerapan aplikasi PeduliLindungi, Markus mengatakan jika barcode aplikasi PeduliLindungi dipasang di TPR objek wisata. Tujuannya untuk mendeteksi dan mencatat pengunjung yang datang.
"Selain itu ada petugas yang akan masuk ke dalam kendaraan besar seperti bus dengan membawa barcode PeduliLindungi dan akan ditap oleh pengunjung yang berada di dalam bus," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Masih Pemulihan, Paus Fransiskus Mendadak Muncul di Hadapan Umat di Kota Vatikan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini Minggu 6 April 2025: Stasiun Palur, Jebres, Balapan, Purwosari hingga Ceper Klaten
- Jadwal Terbaru Kereta Api Prameks Hari Ini Minggu 6 April 2025
- Cuaca Hari Ini Minggu 6 April 2025: DIY Berawan
- Jadwal Kereta Bandara Xpress Hari Ini Minggu 6 April 2025, Berangkat dari Stasiun Tugu, Wates dan YIA
- Pilar Tol Jogja-Solo di Ring Road Sleman Segera Terlihat, Proyek Dikebut Seusai Libur Lebaran 2025
Advertisement
Advertisement