Sedan Terperosok 2 Meter di JJLS Saptosari, Dua Orang Terluka Ringan
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.
Sejumlah pengunjung bermain di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Selasa (11/6/2019). Adanya kenaikan air laut karena gelombang tinggi tidak menyurutkan minat pengunjung untuk menikmati keindahan panorama pantai. /Istimewa/Dokumen SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penerapan aplikasi Peduli Lindungi di kawasan wisata di Gunungkidul belum sepenuhnya lancar. Sebab, ada lokasi tempat pariwisata yang sinyal telekomunkasinya lemah sehingga aplikasi belum berfungsi maksimal.
Untuk kawasan seperti di Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron relative tidak ada masalah. Akses telekomunikasi lancar sehingga pengunjung yang masuk tinggal menunjukkan aplikasi kemudian memindai gawai yang dimiliki ke QR code yang telah disediakan petugas jaga.
Sejumlah pengunjung pun tidak ada kendala berkaitan dengan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, upaya penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sebagai salah satu syarat masuk kawasan wisata terus diusahakan.
Meski demikian, ia mengakui belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan ada lokasi TPR yang sinyal telekomunikasi tidak ada sehingga proses pemindaian tidak berfungsi. “Ya kalau TPR Baron atau JJLS tidak ada masalah, tapi untuk TPR lain seperti Wediombo atau TPR Pule ada kendala masalah sinyal,” katanya.
Hary mengungkapkan untuk mengatasi permasalahan ini terus melakukan koordinasi teknis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika selaku Organisasi Perangkat Daerah teknis yang menangani masalah komunikasi. “Sudah kami laporkan berkaitan dengan masalah ini. mudah-mudahan segera ada solusi agar penggunaan aplikasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan hak banding Nadiem Anwar Makarim tetap berlaku meski hakim tidak menanyakan sikap atas putusan sidang.
Pemkot Jogja menyiapkan penerapan Malioboro full pedestrian secara bertahap melalui uji coba, evaluasi akses warga, dan pemasangan portal.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Langkat terkait dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim.
Kemenhut melepasliarkan lima Orangutan Kalimantan di TN Betung Kerihun usai rehabilitasi untuk memperkuat populasi satwa dilindungi di alam liar.
Program Magang Nasional 2026 dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak cara daftar, jadwal seleksi, syarat, dan besaran gajinya.