Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Petugas BPBD Gunungkidul saat meninjau lokasi rumah ambruk di Dusun Karanganom I, Ngawis, Karangmojo. Selasa (2/11/2021)/Foto istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hujan deras yang mengguyur pada Senin (1/11/2021) sore mengakibatkan rumah ambruk di Dusun Karanganom I, Ngawis, Karangmojo, Gunungkidul. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, rumah ambruk di Dusun Karanganom terjadi pada kemarin petang. Diduga peristiwa ini terjadi karena bagian rumah kayu rumah lapuk. Akibatnya saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang membuat bangunan tersebut ambruk.
“Meski rumahnya rusak, Surip selaku pemilik selamat dan tidak mengalami luka sama sekali,” kata Edy kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).
Hasil pendataan dari BPBD kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp15 juta. Upaya kerja bakti untuk perbaikan telah dilakukan dan BPBD juga sudah memberikan bantuan logistik kepada korban. “Bantuan Sudah kami kirimkan,” katanya.
Baca juga: Kendaraan Dinas Pemkab Bantul Tiba-tiba Dikumpulkan di Lapangan Trirenggo, Ada Apa?
Menurut dia, Gunungkidul sudah mulai memasuki musim hujan. Meski baru awal, masyarakat diminta mewaspadai potensi bencana, salah satunya angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang atau pun rumah ambruk.
Adapun potensi lisus tersebar merata di seluruh wilayah Gunungkidul. Guna mengurangi risiko ini, masyarakat bisa melakukan antisipasi dengan membersihkan lingkungan sekitar rumah. Salah satunya dengan memotong atau memangkas dahan pohon yang telah lapuk atau rimbun.
“Kunci antisipasi adalah dengan mengenali bahayanya dan kurangi risikonya dengan melakukan tindakan nyata,” katanya.
Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca, curah hujan yang turun diprediksi di atas normal. Oleh karenanya, masyarakat diminta mewaspadai potensi bencana sejak awal musim hujan ini.
“Potensi curah hujan lebih tinggi dibandingkan yang turun di tahun lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Jadwal SIM Sleman Kamis 17 September 2026 tersedia di Simmade STP AMPTA. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.