Kendaraan Dinas Pemkab Bantul Tiba-tiba Dikumpulkan di Lapangan Trirenggo, Ada Apa?

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengecek kendaraan di Lapangan Trirenggo pada Senin (1/11/2021). - Ist/Pemkab Bantul.
02 November 2021 07:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggumpulkan kendaraan dinas pada Senin (1/11/2021). Apel ini menyasar khususnya kendaraan dinas OPD yang pada tahun 2022 akan mengalami perubahan susunan organisasi dan tata kerja (SOTK).

Kepala BKAD Bantul, Trisna Manurung menjelaskan apel kendaraan yang digelar pada Senin (1/11) di Lapangan Trirenggo dilakuka untuk mengetahui dan mengidentifikasi saldo awal aset. Khususnya untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Tidak hanya itu, apel kendaraan juga dilakukan untuk memenuhi penilaian dari MCP KPK terkait ketertiban aset.

BACA JUGA : Lelang Kendaraan Dinas, Pemkab Gunungkidul Raup Rp237

"Tiga hal tujuan kita pada kegiatan ini antara lain yang pertama untuk saldo awal catatan aset di tahun 2022 untuk OPD yang pisah maupun gabung. Kedua sebagai tertib administrasi dan yang ketiga sebagai bentuk pengamanan aset," katanya.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo yang turut hadir dalam apel kendaraan menegaskan bahwa jika Pemkab Bantul ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu armada atau kendaraan yang digunakan oleh pegawai pemerintahan juga harus dalam kondisi yang baik dan prima.

Joko meminta OPD untuk melaporkan kondisi kendaraan dinasnya baik yang masih bagus maupun yang sudah rusak.

"Mohon untuk OPD bisa melaporkan mana yang masih bagus, mana yang sudah tidak layak. Jangan sampai memaksakan kondisi kendaraan yang sudah tidak layak untuk tetap digunakan," tegasnya.

"Jangan pula OPD melakukan pengadaan kendaraan dalam skala besar, agar tidak memberatkan APBD. Harus ada proses step by step setiap tahun untuk peremajaan kendaraan," ucapnya.