Advertisement

Hujan Lebat di Bantul Sebabkan Pohon Bertumbangan dan Tanah Longsor

Ujang Hasanudin
Kamis, 04 November 2021 - 17:37 WIB
Budi Cahyana
Hujan Lebat di Bantul Sebabkan Pohon Bertumbangan dan Tanah Longsor Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul meminta masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, luapan sungai, tanah longsor, dan angin kencang, pada musim hujan ini.

Hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (3/11/2021) lalu menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor. Pohon tumbang terjadi di wilayah Bangunharjo, Kapanewon Sewon.

BACA JUGA: Korupsi di Kalurahan di Gunungkidul Makin Marak, Kini Ada Proyek Fiktif di Getas Playen

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Sementara tanah longsor terjadi di tiga titik di Kapanewon Banguntapan, yakni di Kalurahan Banguntapan dua titik dan Kalurahan Baturetno satu titik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sekretaris BPBD Bantul Agus Yuli meminta warga yang tinggal di kawasan rawan longsor berhati-hati. “Diusahakan untuk mengungsi sementara ke tempat saudara yang paling aman,” kata Agus, Kamis (4/11/2021).

Dia mencatat sejumlah wilayah yang rawan longsor dan banjir seperti di Sumbermulyo Bambanglipuro, Banguntapan Banguntapan, Mangunan Dlingo, Jatimulyo Dlingo, Girirejo Imogiri, Wukirsari Imogiri, Selopamioro Imogiri, Trimulyo Jetis, Tirtonirmolo Kasihan, Parangtritis Kretek, Donotirto Kretek, Srimulyo Piyungan, Sitimulyo Piyungan, Wonolelo Pleret, Pleret Pleret, Seloharjo Pundong, Gadinsari Sanden, Pajangan Sedayu, Bangunharjo Sewon, Pendowoharjo Sewon, dan Poncosari Srandakan. Selain itu terdapat wilayah-wilayah rawan luapan Sungai Winongo, Gajahwong, Oya, Boyong, Code, Gawe, Opak, dan saluran irigasi.

Agus Yuli juga meminta masyarakat yang memiliki pohon tinggi dan rimbun agar segera memangkasnya supaya tidak membahayakan. “Pohon yang sudah tua ditebang dan diganti pohon baru,” ujar dia.

BACA JUGA: 5 Petugas Lapas Pakem Diperiksa karena Terlalu Berlebihan Tegakkan Kedisiplinan

Masyarakat juga diminta tidak membuang sampah sembarangan di sungai dan saluran air hujan supaya tidak menimbulkan penyumbatan yang berpotensi menyebabkan banjir. 

Advertisement

BPBD Bantul baru mengecek early warning system (EWS) tanah longsor yang terpasang di Dlingo, Piyungan, Pleret, dan Imogiri. EWS antisipasi tsunami di pantai selatan juga diperiksa. Agus Yuli belum mengetahui kondisi masing-masing EWS. “Ini masih dalam proses pengecekan,” kata Agus Yuli.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

Advertisement

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Jogjapolitan | 14 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Capai Finish Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Kain Tenun Ulos

News
| Senin, 26 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement