FK-KMK UGM Hadirkan Summer Course 2026: Soroti Resiliensi Emosional di Era Digital
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 yang diikuti 56 mahasiswa dari empat negara untuk memperkuat pemahaman kesehatan mental melalui pembelajaran interprofes
Endang Patmintarsih (baju coklat) dalam acara peringatan HKSN 2021 di Kantor Dinsos DIY, Banguntapan, Bantul, Rabu (15/12)./Harian Jogja
JOGJA—Solidaritas dan kolaborasi semua sektor bisa membuat penanganan masalah, termasuk di masa pandemi Covid-19 lebih mudah.
“Pandemi sudah berlangsung sekitar dua tahun, yang perlu ditumbuhkan lagi adalah nilai-nilai kesetiakawanan, gotong royong, dan kepedulian untuk saling membantu. Di masa pandemi banyak orang yang butuh bantuan. Saat semua bergerak bersama, maka bisa bangkit dan pulih kondisi sosial masyarakatnya,” kata Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, di sela-sela peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2021 bertema Perkokoh Solidaritas Indonesia Sejahtera di Kantor Dissos DIY, Jl. Janti, Banguntapan Yogyakarta, Rabu (15/12/2021).
Sebagai respons permasalahan di masa pandemi, termasuk dalam pemberian bantuan, Dissos DIY mengeluarkan sistem Manunggal Raharja. Sistem berupa aplikasi ini untuk validasi data penerima bantuan.
“Masa pandemi banyak masalah sosial, kemiskinan semakin banyak, dan yang terpenting adalah data. Perlu adanya perbaikan data, satu data untuk kesejahteraan masyarakat DIY, rumah data yang terintergrasi dan valid, agar progam tepat sasaran,” katanya.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dissos DIY, Junaedi, program Manunggal Raharja bertujuan memastikan penerima bantuan tepat sasaran dan tidak ganda. Tidak jarang penerima bantuan yang ekonomi sudah layak namun masih menerima. Atau penerima yang sudah lama meninggal tapi datanya masih masuk.
"Penerima manfaat, walaupun sudah tidak masuk kriteria, maunya dapat terus. Di sisi lain, masyarakat yang harusnya dapat bantuan malah tidak terdata. Ini disisir ulang kembali data-datanya," kata Junaedi.
Penyisirian ulang data ini pertama kalinya dilakukan di DIY. Sudah ada landasan Peraturan Gubernur DIY Nomor 108 tahun 2021 tengang Pedoman Pelaksanaan Managemen Validasi Unggul Berbasis Digital dengan Rumah Data Sejahtera Masyarakat Jogja. "Mudah-mudahan validasi data ini dari DIY bisa ditiru oleh provinsi lain. Ini baru DIY yang berani membuat gebrakan data yang riil," katanya.
Dissos DIY memperingati HKSN 2021 dengan berbagai kegiatan, mulai dari seminar, lomba-lomba, doa bersama, sampai pegelaran Wayang Cakruk. Ki Dalang Sumarno Purbo Carito membawakan cerita berjudul Kesadaran Sosial. Dalam ceritanya, ada sepasang suami istri yang sering menerima bantuan dari pemerintah. Bantuan ini salah satunya untuk membesarkan anak-anaknya.
"Namun setelah mereka hidup layak, serta anak-anaknya bisa membantu secara ekonomi, sepasang suami istri ini tidak lagi mau menerima bantuan. Pesannya agar kita mawas diri, punya rasa malu untuk selalu menerima uluran tangan orang lain, termasuk upaya restorasi nilai Budaya Jawa," kata Ki Sumarno yang merulakan dalang dari Gunungkidul. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 yang diikuti 56 mahasiswa dari empat negara untuk memperkuat pemahaman kesehatan mental melalui pembelajaran interprofes
Pemkab Bantul mengupayakan bedah rumah untuk Waryanah, 65, yang 13 tahun merawat cucunya penyandang disabilitas seorang diri.
KA Pandawa Jogja-Semarang beroperasi 1 Desember 2026. Simak jadwal keberangkatan, stasiun pemberhentian, dan harga tiketnya.
DPUPKP Sleman menargetkan pemeliharaan 450 km jalan pada 2026 untuk mengantisipasi kerusakan dan genangan saat musim hujan.
KPK memanggil Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat Hamenang Wajar Ismoyo.
Pria 35 tahun asal Gunungkidul tewas tertemper kereta pengangkut BBM di jalur KA Gamping, Sleman, Kamis dini hari.