Advertisement

Cegah Kerumunan Nataru, Kawasan Titik Nol Kilometer Kembali Dipagar

Sirojul Khafid
Selasa, 21 Desember 2021 - 20:17 WIB
Sunartono
Cegah Kerumunan Nataru, Kawasan Titik Nol Kilometer Kembali Dipagar Petugas berjaga di area Titik Nol pada Sabtu (27/6/2020) malam-Harian Jogja - Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, UMBULHARJO --Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja belum bisa memprediksi puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Guna mencegah kerumunan pagar di kawasan jalur pedestrian titik nol kilometer akan dipasang lagi.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, ada perubahan yang cepat terkait jumlah wisatawan yang datang ke Jogja. Dalam beberapa akhir pekan sebelumnya, terpantau wisatawan memenuhi sejumlah tempat wisata, termasuk Malioboro. "Apakan itu sudah puncaknya atau masih ada puncak yang lain. Makanya kami tidak bisa prediksi karena ada perubahan yang cukup cepat," kata Heroe, Selasa (21/12).

BACA JUGA : Cegah Kerumunan, Malioboro Dipasangi Pagar Besi

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Beberapa wisatawan terpantau banyak beraktivitas di Jogja pada pertengahan Desember 2021 lalu. Hal ini diperkirakan dampak dari rencana penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada Nataru 2021. Sehingga wisatawan melakukan liburan sebelum aturan diterapkan. Namun rencana PPKM Level 3 tersebut batal diterapkan.

Prediksi puncak kunjungan wisatawan ini nantinya sebagai persiapan Pemkot Jogja dalam mengantisipasi kerumunan. Mulai dari rekayasa lalu lintas sampai memasang pagar di pedestrian sekitar Titik Nol KM. "Kami juga mencoba, nantinya untuk menutup area yang kami dulu lepas pagarnya, akan kami pagari lagi," kata Heroe.

Beberapa kepadatan wisatawan pada akhir pekan akan menjadi bahan evaluasi oleh Pemkot Jogja. Dalam pantauan, kepadatan tidak hanya terjadi pada akhir pekan, namun pada Senin (20/12) siang lalu juga terjadi kepadatan kendaraan di Malioboro.

Meski angka kasus Covid-19 di Jogja cenderung rendah, namun Pemkot Jogja tetap melakukan antisipasi-antisipasi. "Belajar dari kasus Covid-19 pertama pada Maret lalu serta kasus delta yang cepat berkembang luar biasa. Makanya kami antisipasi terhadap potensi-potensi itu,

salah satu potensi adanya perjalanan luar kota, baik yang melakukan ataupun yang hanya interaksi," kata Heroe.

Salah satu destinasi wisata yang juga mengalami kenaikan pengunjung adalah Taman Pintar Jogja. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Retno Yuliani peningkatan yang cukup siginifikan terjadi menjelang Nataru 2022.

Advertisement

BACA JUGA : PAGAR BESI MALIOBORO : Setelah Dipasang Pagar, Seperti

Peningkatan ini salah satunya dari rombongan sekolah yang sedang berlibur. “Pengunjung di weekday sekitar 500 orang. Sementara untuk weekend antara 1.000-1.500 orang. Pada hari-hari sebelum pandemi Covid-19 rata-rata 3.000 orang,” kata Retno.

Apabila berkaca dari tahun sebelum-sebelumnya, puncak pengunjung Taman Pintar berada pada tanggal 24-25 Desember 2021

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dukungan Akbar Tanjung untuk Anies Maju Capres Perlu Dilihat Konteksnya

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 12:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement