Advertisement
Mahasiswa Gelar Swab Massal untuk Ojol hingga Pelaku Perjalanan
Salah satu mahasiswa memeriksa hasil swab antigen massal. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari organisasi Sapma PP menggelar swab antigen massal melalui kerja sama dengan sejumlah instansi kesehatan, Rabu (22/12/2021).
Ketua Sapma PP UGM Mahendra Adriansyah menjelaskan swab massal digelar di Lembah UGM dengan pengawasan tenaga medis yang berwenang. Adapun kegiatan tersebut melibatkan sejumlah mahasiswa dari UGM, UAJY, UII dan Instiper.
Advertisement
Ia berharap melalui swab tersebut dapat membantu pemerintah dalam melakukan pelacakan Covid-19. Kegiatan itu digelar melalui kerja sama dengan pihak berwenang seperti tenaga kesehatan dari Fakultas Kedokteran UGM, RS Pusat Angkatan Udara Hardjolukito dan Gadjah Mada Medical Center dalam ranah medis.
“Swab antigen menjadi salah satu dari beberapa cara medis untuk mengetahui apakah suatu virus terdapat kepada seorang individu, sehingga perlu dicegah penyebaran virus yang seperti telah terjadi pada dua gelombang sebelumnya. Kami berusaha untuk berkontribusi dalam hal ini dengan melakukan swab massal,” katanya, Kamis (23/12/2021).
Ia menambahkan swab massal tersebut diikuti sebanyak 150 orang dari berbagai kalangan. Mulai dari drivel ojol, masyarakat umum, pengguna jalan hingga pekerja lapangan. Mahendra memastikan sebelum digelar, semua panitia lebih dahulu dilakukan swab dan hasilnya negatif. Selain itu semua warga yang mengikuti swab antigen hasilnya juga negatif.
“Kegiatan ini sebagai bentuk jiwa gotong royong kami terhadap masyarakat umum, swab massal dilakukan sepenuhnya gratis dan sesuai dengan protokol kesehatan di bawah pengawasan pihak yang berwenang dalam hal medis,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
- Kereta di Jogja Kembali Tepat Waktu Seusai Evakuasi KA Bangunkarta
- Listrik Padam Bergilir di Sleman dan Sekitarnya Selasa 7 April 2026
Advertisement
Advertisement








