Wifi Padukuhan Menjadi Program Unggulan di Sleman

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat meresmikan Jembatan Grembyangan atau Jembatan Kalimadu di Kapanewon Prambanan, Rabu (29/12/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
30 Desember 2021 07:07 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan kesehatan, Pemkab Sleman meresmikan pembangunan tiga fasilitas publik di Kapanewon Prambanan, meliputi Wifi padukuhan, Jembatan Kalimadu dan Puskesmas Pariwisata Prambanan, Rabu (29/12/2021). Program Wifi padukuhan menjadi salah satu program unggulan, khususnya untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

Sekda Sleman, Harda Kiswaya menjelaskan program Wifi padukuhan menyasar 1.212 padukuhan yang ada di Sleman. Pemasangan free Wifi di seluruh padukuhan direncanakan selesai di akhir 2022. Progres pemasangan Wifi padukuhan sampai hari ini [kemarin] yakni infrastruktur yang dipasang Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman sebanyak 39 lokasi, serta berlangganan dengan provider sebanyak 396 lokasi. Total yang telah terpasang 435 lokasi dengan biaya Rp1,5 miliar,” ujarnya.

Adapun Jembatan Grembyangan adalah jembatan yang menghubungkan dua kapanewon yaitu Kalurahan Kalitirto, Berbah, dan Kalurahan Madurejo, Prambanan, sehingga diberi nama Jembatan Kalimadu yang merupakan gabungan dua nama kalurahan tersebut. Pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp21,1 miliar. “Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap, yaitu pada tahun anggaran 2019 dan 2021 melalui dokumen pelaksanaan anggaran [DPA] Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Untuk tahap pertama dengan anggaran Rp10,5 miliar dan tahap kedua Rp10,5 miliar,” katanya.

Sedangkan Puskesmas Pariwisata Prambanan dasar pembangunannya adalah perkembangan kebutuhan pemberian pelayanan kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga perlu dilakukan peningkatan pelayanan kesehatan menjadi puskesmas rawat jalan serta pelayanan 24 jam untuk persalinan.

Selain itu, pembangunan Puskesmas Pariwisata Prambanan juga mendukung kemajuan perkembangan destinasi wisata di wilayah Prambanan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. “Sumber dana pembangunan Puskesmas Pariwisata Prambanan ini berasal dari dana alokasi khusus [DAK] melalui DPA Dinas Kesehatan sebesar Rp6,8 miliar,” katanya.

Kegiatan Produktif

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan keberhasilan pembangunan jembatan, gedung puskesmas dan Wifi padukuhan ini menunjukkan wujud keseriusan Pemkab Sleman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

Ia berharap keberadaan sarana prasarana yang semakin baik di wilayah ini akan dapat mendukung wilayah Prambanan sebagai kawasan strategis nasional. “Saya berpesan agar setelah diresmikannya Jembatan Kalimadu, Puskesmas Pariwisata Prambanan dan Wifi padukuhan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan produktif,” katanya.