PEMBANGUNAN JOGJA 2021: Proyek Infrastruktur Jalan Terus

Ilustrasi revitalisasi Tugu Jogja - Harian Jogja/Desy Suryanto
31 Desember 2021 11:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 diupayakan tak menghalangi target penyelesaian proyek infrastruktur di Kota Jogja. Sejumlah proyek infrastruktur pun telah rampung dikerjakan pada akhir tahun 2021.

Pemerintah Kota Jogja mengupayakan pembangunan infrastruktur berupa proyek fisik fokus pada dua hal penting di masa pandemi Covid-19.

Dua hal yang tertuang dalam sejumlah program dan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 itu adalah kawasan heritage atau pendukung keistimewaan Jogja serta pembangunan kawasan kumuh yang berada di bantaran sungai.

Beberapa proyek fisik pendukung keistimewaan Jogja yang cukup menyita perhatian publik antara lain revitalisasi sirip Malioboro atau Jalan Perwakilan senilai Rp10 miliar, revitalisasi jalur pedestrian Jalan Sudirman Rp19,9 miliar dan Jalan Ahmad Dahlan Rp9,9 miliar. Ketiga proyek ini dibangun dengan dana keistimewaan.

Ketiga proyek ini berada di jantung Kota Jogja sehingga menimbulkan dampak cukup signifikan dalam prosesnya. Di Jalan Jenderal Sudirman misalnya, setidaknya ada 46 pedagang kaki lima (PKL) yang harus dicarikan tempat baru demi mempercantik trotoar agar lebih nyaman bagi masyarakat. Kawasan ini juga menjadi arus utama lalu lintas masuk ke Kota Jogja utamanya menuju Malioboro. Begitu juga dengan Jalan Perwakilan dan Jalan Ahmad Dahlan yang masih berada di kawasan Malioboro.

Tetapi, ketiga proyek yang berjalan pada 2021 itu telah dijalankan sesuai target. Berdasarkan pantauan Harian Jogja di Jalan Perwakilan telah dapat dilewati kendaraan bermotor selama sepekan terakhir. Artinya proyek telah rampung dan kini sejumlah kendaraan roda empat banyak parkir di kawasan itu seperti semula. Begitu juga dengan kondisi Jalan Jenderal Sudirman yang awalnya terjadi kemacetan akibat pelaksanaan proyek, kini berangsur normal dengan kondisi trotoar yang jauh lebih rapi dari sebelumnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Hari Setyawacana menyatakan semua proyek di Kota Jogja yang ditangani DPUPKP dipastikan telah rampung sesuai target.

“Prinsipnya sampai akhir tahun selesai semua, mungkin ada satu atau dua titik saja yang saat ini tahap finishing, dirapikan. Tetapi secara umum pelaksanaan pembangunan sudah sesuai target, akhir tahun sudah selesai sesuai dengan kontrak, secara volume sudah bisa terselesaikan semua,” katanya, Selasa (28/12/2021).

Hari mengatakan pembangunan infrastruktur saat pandemi Covid-19 memang menjadi tantangan tersendiri. Salah satu kendala awal pandemi adalah tenaga kerja yang tergolong susah, mengingat saat itu ada kebijakan pembatasan dari Pemerintah Pusat.

Namun ia memastikan proyek tetap berjalan hingga saat pandemi dengan kasus Covid-19 terkendali kemudian jumlah tenaga kerja berangsur normal.  “Sebenarnya tidak dihentikan hanya tenaga kerjanya agak berkurang terutama saat terjadi lonjakan kasus [Juni-Juli 2021],” ujarnya.

Penyelesaian proyek tersebut cukup membuat dampak kenyamanan bagi masyarakat terutama wisatawan. Salah satu pengunjung kawasan Malioboro, Yono, 40, mengakui merasakan kenyamanan tersendiri ketika ada pembangunan termasuk penataan di Jalan Perwakilan. Alasannya jika dibangun akan tertata dengan baik maka kondisinya rapi sebagai wisatawan akan lebih nyaman. “Kalau menurut kami [sebagai wisatawan], jadi lebih rapi [kalau dibangun], lebih kelihatan bersih dari sebelumnya, jadi nyaman untuk pengunjung,” katanya saat berjalan kaki di Jalan Perwakilan kawasan Malioboro.