Advertisement
Januari, Malioboro Masih Ramai Wisatawan

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Wisatawan di kawasan Malioboro masih banyak pada Januari. Jumlah pengunjung setiap akhir pekan sekitar 2.500 sampai 3.000 orang.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja, Ekwanto penurunan pengunjung akan terjadi saat Februari sampai menjelang Ramadan.
Advertisement
BACA JUGA: Pemkot Tertibkan Skuter di Sepanjang Malioboro & Tugu Jogja
“Menjelang Idulfitri dan seterusnya nanti mulai [jumlah wisatawan di Malioboro] merangkak naik lagi. Itu dengan asumsi tren-nya masih sama dengan sebelum adanya Covid-19. Jadi kami masih wait and see,” kata Ekwanto, Minggu (9/1/2022).
Untuk menciptakan keamanan pada wisatawan dan warga sekitar, pengecekan one gate system semakin diketatkan. Sehingga semua pengunjung yang menempati parkir di sekitar Malioboro sudah dipastikan melengkapi persyaratan, seperti sudah vaksin sebanyak dua kali.
Di samping itu, petugas di Malioboro mengawasi dan menegur wisatawan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Dalam pantauan masih ditemukan beberapa pengunjung yang melepas maskernya.
"Kami selalu ingatkan wisatawan di sana. Mungkin mereka selesai makan lupa memakai masker lagi, bisa saja seperti itu. Memang sejauh ini belum diberi sanksi, sifatnya persuasif dan teguran saja " kata Ekwanto.
BACA JUGA: Pemerintah Pastikan Ribuan PKL Malioboro Pindah Akhir Januari
Pengetatan dengan one gate system salah satunya sebagai pencegah munculnya kasus Covid-19 varian Omicron. Selain itu, upaya juga dilakukan dengan melakukan tes antigen untuk pelaku usaha di kawasan Malioboro. Setiap hari ada target 30 orang yang dites.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan pemeriksaan tes antigen dilakukan secara acak di setiap komunitas. Hasil rapid test antigen tersebut akan langsung terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi. Selain rapid test antigen, di Malioboro juga dibuka gerai vaksinasi untuk pengunjung yang ditujukan untuk vaksinasi dosis kedua dengan menggunakan vaksin Sinovac.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
Advertisement
Advertisement