Pemerintah Pastikan Ribuan PKL Malioboro Pindah Akhir Januari

Lokasi baru PKL Malioboro yang dibangun di lahan eks Gedung Dinas Pariwisata DIY, Selasa (4/1/2022). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
09 Januari 2022 20:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memastikan ribuan pedagang kaki lima (PKL) Malioboro akan dipindah ke lokasi baru pada Januari 2022.

Meski hingga pekan kedua Januari 2022 ini belum ada kepastian waktu relokasi PKL, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti memastikan PKL segera dipindah. Kemungkinan pemindahan dilakukan di akhir Januari 2022. "Sekarang masih Januari, saya bilang Januari ya Januari, yang jelas penataan [relokasi] ini keniscayaan, pasti akan terjadi," kata Haryadi di sela-sela gowes di SMA Negeri 3 Kota Jogja, Sabtu (8/1/2022).

BACA JUGA: Pemkot Tertibkan Skuter di Sepanjang Malioboro & Tugu Jogja

Haryadi mengatakan belum adanya kepastian waktu relokasi bukan berarti pemeringah menunda-nunda pemindahan, tetapi mematangkan persiapan lokasi relokasi. Ia berharap lokasi baru layak digunakan untuk para pedagang.

“Sebagai akuntabilitas kebijakan, tentu harus sama-sama menyaksikan lokasi relokasi layak atau tidak. Kalau tidak layak ya kasihan dong, di taruh di tempat tidak layak misalnya, itu kan kurang baik," ujarnya.

Secar umum, lapak yang disiapkan terutama di eks Gedung Dinas Pariwisata DIY memang sudah siap. Namun, masih perlu didetailkan kebutuhan para PKL selama beroperasi di lokasi baru tersebut, mulai dari instalasi air bersih, ketersedian toilet yang cukup hingga kenyamanan di lokasi lapak. Haryadi berharap para PKL tidak kebocoran saat hujan, sebaliknya tidak terik saat panas.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menyatakan pemindahan PKL kemungkinan di akhir Januari 2022. "Mungkin di pengujung Januari, atau antara pertengahan [bulan] hingga akhir Januari," ucapnya.

Siwi berharap semua pihak dapat memahami proses relokasi ini butuh persiapan.

"Memindahkan ini tidak sekadar pindah, tetapi ada manusianya, ada aktivitasnya yang harus terjaga, maka yang kurang akan kami penuhi. Kemarin pendataam sudah bangun, tinggal nanti cari waktu, sambil kita benahi, lengkapi sarana prasarana, lengkapi data," ujarnya.

BACA JUGA: Warung Pecel yang Dikenal Enak di Jogja & Bisa Jadi Referensi

Siwi mengatakan pemerintah sudah memberikan waktu sekitar empat tahun kepada PKL untuk bersiap.

"Proses penataan ini kan tidak mendadak, sosialisasi sudah kami lakukan jauh-jauh hari, bahkan sejak empat tahun yang lalu.  Ada roadmap-nya, tentu mereka sudah mempersiapkan," katanya.