20 Tahun Gempa Jogja, Sekolah di Sesar Opak Diperkuat Hadapi Bencana
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Ilustrasi awan tebal menjelang hujan deras akibat cuaca ekstrem./Antara-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang diprediksi melanda Jogja dan sekitarnya hingga sepekan ke depan.
BMKG meminta masyarakat mewaspadai dampak cuaca ekstrem ini. Hujan lebat dalam dua hari belakangan dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti cold surge (seruakan massa udara dingin dari Asia menuju wilayah Indonesia).
BACA JUGA: BPBD Minta Warga Jogja Waspadai Hujan Lebat Sampai 22 Januari
Kepala Staklim BMKG Jogja Reni Kraningtyas menjelaskan pada Januari ini wilayah DIY sudah memasuki puncak musim hujan.
Selain karena cold surge, hujan deras merupakan dampak dari aktifnya fenomena gelombang atmosfer seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial di beberapa wilayah, pola tekanan rendah yang memicu terbentuknya pumpunan, dan belokan angin yang diperkuat pengaruh udara dalam skala lokal.
“Kondisi tersebut secara signifikan dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem dalam periode sepekan ke depan,” kata Reni kepada Harian Jogja, Kamis (20/1/2022).
BACA JUGA: Aneh! Musim Hujan Tetapi Cuaca di Jogja Cerah
Selama Januari ini curah hujan yang turun berkisar antara 200 hingga 400 mm/bulan. Namun potensi terjadi cuaca ekstrem masih bisa terjadi hingga Februari mendatang. "Ini mengingat wilayah DIY menunjukkan pertemuan angin,” katanya.
Pemangku kepentingan, lanjutanya diharapkan tetap berkoordinasi dengan BMKG, mewaspadai serta bersiap-siap untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang akan terjadi di wilayah DIY. Masyarakat juga diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.