Advertisement

Bupati Kustini Sudah Kembali Beraktivitas setelah Probable Omicron

Bernadheta Dian Saraswati
Sabtu, 05 Februari 2022 - 16:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Bupati Kustini Sudah Kembali Beraktivitas setelah Probable Omicron Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan GKR Hemas di Galeri Parri, Kayen, Condongcatur, Depok, Kamis (3/12/2020). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19, sudah dinyatakan sembuh. Hari ini, Sabtu (5/2/2022), ia sudah terlihat beraktivitas memimpin Sleman kembali.

Dalam akun Instagram miliknya @kustinisripurnomo, istri mantan Bupati Sleman Sri Purnomo ini langsung memimpin pertemuan di hari pertamanya setelah mengakhiri masa isoman.

Advertisement

"Alhamdulilah berkat doa dan dukungan sedulur semua, saya sudah bisa beraktifitas kembali," tulisnya dikutip Harianjogja.com.

Kustini menyampaikan aktivitasnya pertama kali adalah bertemu dengan para perempuan tangguh di Sleman. "Dan saya awali kegiatan dengan bertemu kelompok perempuan tangguh Sleman sekaligus menyerahkan bantuan 80 paket sayuran," lanjut dia.

Sayuran diserahkan merupakan hasil panen dari kebun percontohan yang ada di belakang rumah dinas.

Untuk diketahui, Kustini mulai menjalani isoman di Rumah Dinas Bupati sejak 25 Januari 2022. Saat itu ia mengatakan bahwa kondisinya baik-baik saja.

Baca juga: Saat Dinyatakan Positif Covid, Bupati Sleman Dijadwalkan Terima Vaksin Booster

Advertisement

"Alhamdulilah, kondisi saya saat ini baik-baik saja dan tidak ada gejala yang berat. Saya minta doanya agar segera diberikan kesembuhan,” ungkap Kustini melalui keterangan tertulis yang dikirim kepada awak media.

Sampel swab Covid-19 Kustini dinyatakan probable Omicron dari hasil pemeriksaan dengan metode S-Gene target failure (SGTF) di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

Hasil yang sama juga terlihat pada 10 sampel swab lainnya yang dikirim ke BBTKLPP. Untuk memastikan jenis virus Covid-19 varian Omicron atau tidak, pemeriksaan sampel dilanjutkan dengan metode whole genome sequencing (WGS).

"Hingga kini hasil tes WGS sampel milik bupati masih belum keluar dari laboratorium. Tapi untuk hasil SGTF probable Omicron atau kemungkinan Omicron karena komponen S-nya tidak ada," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Novita Krisnaeni, Senin (31/1/2022).

Advertisement

Untuk memastikan jenis variannya, lanjut Novita, BBTKLPP melanjutkan pemeriksaan sampel menggunakan metode WGS yang hasilnya baru diketahui 2-3 minggu ke depan. "Iya (hasilnya) masih menunggu sampel swab banyak dulu baru diperiksa karena (WGS) biayanya mahal," ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Keren! Warga Desa Ini Tanam Padi Bergambar Soekarno

News
| Selasa, 28 Juni 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia

Wisata
| Sabtu, 25 Juni 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement