Advertisement

13 Tewas Akibat Kecelakaan, Ini Profil Bukit Bego dengan Patung Semarnya

Sunartono
Senin, 07 Februari 2022 - 13:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
13 Tewas Akibat Kecelakaan, Ini Profil Bukit Bego dengan Patung Semarnya Bukit Bego - Instagram @wisataistimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 13 orang tewas akibat kecelakaan bus yang terjadi di Bukit Bego pada, Minggu (6/2/2022). Diduga rem blong, bus menghantam Bukit Bego tepat di samping patung Semar.

Nama Bukit Bego memang cukup familiar di tengah masyarakat selama beberapa tahun terakhir. Pada awalnya bukit ini sering disebut Bukit Kedung Buweng, karena lokasinya yang berada di ujung timur Dusun Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul.

Tetapi dalam perkembangannya kemudian disebut Bukit Bego yang diambil dari nama alat berat eskavator atau biasa masyarakat menyebutnya dengan bego. Mengingat perbukitan ini dltambang untuk diambil materialnya sebagai tanah urug selama bertahun-tahun.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Menurut berbagai sumber, perbukitan Bego ini dahulunya justru lebih tinggi dari yang saat ini ada. Aktivitas penambangan membuatnya ketinggiannya berkurang. Seiring berjalannya waktu masyarakat mengenalnya dengan Bukit Bego. Sebuah patung Semar berukuran cukup besar terpasang di puncak bukit ini dengan diberikan identitas bertuliskan Bukit Bego.

Baca juga: Bus yang Kecelakaan di Jalan Mangunan Imogiri Bantul Bawa Karyawan Konveksi Sukoharjo

Bukit Bego banyak dikunjungi wisatawan terutama yang ingin menikmati keindahan dari ketinggian. Karena dari lokasi ini menyajikan pemandangan menarik, mulai dari pantai selatan, kawasan perkotaan Bantul dan Kota Jogja bisa dilihat dari perbukitan menghubungkan antara Kecamatan Imogiri dan Kecamatan Dlingo ini.

Selain masyarakat hobi fotografi, Bukit Bego juga banyak dikunjungi para pegowes yang ingin mencoba tanjakan di kawasan tersebut. Perbukitan Bego menjadi jalur utama bagi wisatawan yang ingin menuju ke sejumlah tempat wisata di Dlingo.

Perbukitan ini dikenal sebagai salah satu jalut ekstrem. Peristiwa kecelakaan pernah terjadi pada Desember 2017 silam, sebuah bus menabrak bukit ini dan menewaskan dua orang penumpang di lokasi kejadian. Peristiwa serupa terjadi lima tahun kemudian, tepatnya pada Minggu (7/2/2022). Sebuah bus yang diduga rem blong menabrak bukit tersebut dan menewaskan 13 orang.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Demi Prabowo, Gerindra Siap Lawan Anies Baswedan di Pilpres 2024

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement