Advertisement

Kasus Aktif Nyaris 3.000, Covid-19 di Sleman Menular dari Pelaku Perjalanan ke Keluarga hingga Sekolah

Abdul Hamied Razak
Selasa, 15 Februari 2022 - 20:27 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Aktif Nyaris 3.000, Covid-19 di Sleman Menular dari Pelaku Perjalanan ke Keluarga hingga Sekolah Foto ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Angka kasus positif Covid-19 di Sleman hingga kini terus melonjak. Pemkab membeberkan alur penyebaran Covid-19 tersebut.

Hingga kini, kasus aktif di Sleman menembus hampir 3.000 kasus. Penambahan kasus aktif ini terjadi setelah lonjakan kasus harian yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Per Selasa (15/2/2022) Satgas Covid-19 mencatat penambahan kasus sebanyak 538 kasus, sebanyak 139 kasus sembuh tanpa kasus kematian. 

BACA JUGA: Pura-Pura Mendorong Kendaraan, Pria Klaten Ini Gondol Motor Warga Gondomanan

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Adapun jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini sebanyak 103 pasien, 152 pasien di Isoter dan sekitar 2500-an pasien menjalani isolasi mandiri (Isoman). "Penambahan kasus di Sleman lebih banyak dari pelaku perjalanan yang menulari keluarga. Kemudian dari klaster keluarga dibawa ke sekolah, tempat kerja," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama, Selasa (15/2/2022).

Ia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan penambahan kasus harian Covid-19. Meskipun begitu, Cahya tetap meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Cahya menekankan penerapan prokes agar warga tidak terpapar Covid-19.

"Meskipun kasus akan terus naik, namun dengan vaksinasi yang sudah mencapai herd immunity dan strategi tracing massif yang kami lakukan, mudah-mudahan kasus yang ditemukan akan semakin menurun," katanya.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Sleman Sri Madu Rakyanto mengatakan Satgas Covid-19 Sleman terus melakukan pembinaan dan pengawasan di lapangan untuk menegakkan aturan selama penerapan PPKM level 3. "Kegiatan kami terus melakukan edukasi kembali terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes)," katanya.

Selain meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan Cita Mas Jajar (cuci tangan pakai sabun, disiplin pakai masker dan menjaga jarak), untuk lokasi-lokasi yang diminta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi juga bagian yang diawasi Satgas Covid-19 Sleman. "Kami juga menekankan penggunaan aplikasi peduli lindungi, jadi tidak ada penindakan (lebih pada edukasi)," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejari Purwokerto Tangkap Buronan Kejati Maluku Utara

News
| Kamis, 29 September 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement