Advertisement

Covid-19 di Sleman Tembus Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Abdul Hamied Razak
Kamis, 24 Februari 2022 - 20:07 WIB
Bhekti Suryani
Covid-19 di Sleman Tembus Rekor Tertinggi Selama Pandemi Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah penambahan kasus harian Covid-19 di Sleman per Kamis (24/2/2022) tercatat sebanyak 1.111 kasus. Ini rekor tertinggi yang tercatat selama pandemi Covid-19 di Sleman. Jumlah tersebut sudah melampaui kasus harian penularan Covid-19 di saat serangan varian Delta pada Juli 2021 lalu. 

Berdasarkan catatan Harian Jogja, jumlah kasus harian penularan Covid-19 tertinggi di Sleman sebanyak 901 kasus. Itu terjadi pada 15 Juli 2021. Saat itu hanya 250 pasien yang dinyatakan sembuh dan Satgas mencatat sebanyak 26 kasus kematian.

Rekor tersebut sebenarnya sudah terlampaui pada 22 Februari 2022 di mana Satgas Covid-19 mencatat kasus harian mencapai 941 kasus, 280 kasus sembuh dan 1 kasus kematian. "Hari ini (kemarin) jumlah kasus baru Covid-19 tercatat sebanyak 1.111 kasus, 350 kasus sembuh dan 3 kasus kematian," kata Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi, Kamis (24/2//2022).

BACA JUGA: Rekor! Hari Ini DIY Catatkan Kasus Covid-19 Tertinggi Melampaui Delta  

Menurut Evie, tren kenaikan kasus Covid-19 di Sleman terjadi sejak 2 Februari lalu. Dari jumlah puluhan kasus menjadi ratusan kasus setiap hari. Selain banyak terjadi penularan, kenaikan kasus harian juga dikarenakan Dinas Kesehatan meningkatkan kegiatan tracing bagi warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19. 

"Dibandingkan dari laporan pemeriksaan mandiri, penambahan kasus lebih banyak didominasi dari tracing kontak erat pasien yang sebelumnya dinyatakan positif," ujarnya. 

Dari penambahan jumlah kasus harian tersebut, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Sleman mendekati angka 8.000 kasus. Dari jumlah tersebut sekitar 371 pasien dirawat di rumah sakit rujukan dan 287 pasien memilih menjalani Isolasi di gedung-gedung Isoter sementara sisanya, sekitar 7.000  orang memilih menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah. 

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan mengatakan berdasarkan laporan pasien Isoter Kamis (24/2/2022) pagi jumlah pasien sebanyak 217 orang. Sebanyak 147 pasien di Asrama Haji, Rusanawa Gemawang sebanyak 91 pasien, Isoter Unisa 50 pasien dan Isoter UII baru terisi 1 pasien. "Jumlah ini belhum termasuk yang masuk siang hingga malam," katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mengapa Gas Air Mata Bisa Mematikan dan Bagaimana Cara Mengatasi Efeknya

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement