Advertisement

Ngeri! Daging Sapi Tembus Rp140.000 per Kilo

David Kurniawan
Jum'at, 25 Februari 2022 - 14:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ngeri! Daging Sapi Tembus Rp140.000 per Kilo Aktivitas jual daging sapi di Pasar Argosari di Kapanewon Wonosari. Jumat (25/2/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDULHarga jual daging sapi di Pasar Argosari di Kapanewon Wonosari mengalami kenaikan sejak dua minggu terakhir. Meski demikian, pedagang tidak akan mengikuti aksi mogok berjualan yang rencananya dimulai Senin (28/2/2022).

Salah seorang pedagang daging sapi, Tariyah mengatakan, harga daging sapi dijual di kisaran Rp135.000-140.000 per kilogram. Harga ini tergolong tinggi karena biasanya daging dijual Rp115.000-120.000 per kilonya.

“Untuk harga berdasarkan kualitas. Untuk yang super sekarang mencapai Rp140.000, tapi yang biasa di kisaran Rp135.000 per kilogram,” kata Tariyah kepada wartawan, Jumat (25/2/2022).

Dia menjelaskan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Tariyah menduga kenaikan terjadi karena harga sapi yang mengalami kenaikan sehingga berdampak terhadap harga jual daging. “Untuk stok tidak ada masalah. Tapi memang harganya sudah naik sehingga mau tidak mau ikut menaikan,” katanya.

Menurut dia, kenaikan tidak hanya terjadi pada daging sapi, karena daging kambing juga mengalami hal yang sama. Biasanya, pedagang hanya mematok Rp120.000 kilogram, tapi sejak beberapa waktu lalu naik menjadi Rp140.000 per kilogram.

Baca juga: Bakal Ada Operasi Minyak Goreng di Jogja, 4 Pasar Ini Digelontor Puluhan Ton Migor

“Jadi semua ada kenaikan. Tidak hanya sapi, tapi daging kambing juga naik Rp20.000 per kilonya,” kata Tariyah.

Disinggung mengenai aksi mogok yang dilakukan mulai Senin (28/2/2022), ia mengakui tidak akan mengikuti karena tetap akan berjualan. Dia tidak menampik, kenaikan harga berpengaruh terhadap harga beli di pasar. Meski demikian, daging sapi tetap laku karena banyak dipesan oleh warga yang menyelenggarakan hajatan.

“Jadi sangat terbantu dengan warga yang menggelar hajatan sehingga daging sapi, meski mahal tetap ada yang membeli,” katanya.

Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan, terus melakukan pemantauan harga-harga di pasaran. Salah satunya berkaitan dengan daging sapi.

Advertisement

Ia tidak menampik ada kenaikan harga pada komoditas ini. Di waktu normal, daging sapi dijual Rp115.000 per kilogram, namun sekarang melonjak hingga Rp135.000 per kilo.

“Kenaikan terjadi karena ada peningkatan permintaan. Selain itu, harga sapi juga mengalami kenaikan,” katanya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemkot Magelang Berikan Proteksi Praktik Dokter

News
| Jum'at, 30 September 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement