Advertisement
Generasi Anti Bimbang Dideklarasikan di Sleman, Ini Tujuannya

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama masyarakat lintas generasi dan lintas organisasi Kabupaten Sleman mendeklarasikan Gerakan Awasi dan Teliti untuk Tertib Timbangan (Generasi Anti Bimbang). Deklarasi dipimpin langsung oleh Bupati di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA: Pelepasan Tanah SG untuk Tol Jogja-Bawen Menunggu Izin Raja
Advertisement
Gerakan yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman ini merupakan bentuk nyata peran masyarakat lintas generasi dan organisasi yang peduli pentingnya perlindungan konsumen dalam setiap transaksi.
"Deklarasi yang melibatkan masyarakat Sleman ini merupakan wujud kepedulian pentingnya perlindungan konsumen dalam transaksi, khususnya jual beli yang menggunakan alat ukur atau timbangan yang bertanda tera sah," kata Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Jumat.
Mae Rusmi menuturkan sebanyak 75 orang perwakilan ikut serta dalam deklarasi ini yang terdiri dari unsur organisasi wanita, organisasi kepemudaan, unsur pemerintah, dan lainnya.
BACA JUGA: Akhirnya! Pembangunan Fisik Tol Pertama di Jogja Dimulai Akhir Bulan Ini
Kustini Sri Purnomo menyambut baik Deklarasi Generasi Anti Bimbang yang bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya mengawasi dan memastikan kebenaran alat ukur, takar dan timbang dalam perdagangan. "Deklarasi ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sleman untuk selalu tertib ukur dalam upaya memberikan perlindungan kepada konsumen," katanya.
Menurut Kustini, upaya mengawasi dan mewujudkan tertib ukur dan tertib timbangan harus dilakukan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat selaku konsumen. "Saya mengimbau kepada UPTD Pelayanan Metrologi Legal untuk melakukan pelayanan tera ulang secara berkala bagi masyarakat maupun melakukan jemput bola di berbagai wilayah," ujar Kustini. Seusai deklarasi, Bupati bersama jajarannya langsung menggelar sosialisasi tertib timbangan ke Pasar Colombo dan Pasar Condongcatur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Pembangunan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Sebanyak 135 Lokasi pada 2026
Advertisement

Jembatan Kaca Seruni Point Perkuat Daya Tarik Wisata di Kawasan Bromo
Advertisement
Berita Populer
- Pembangunan Jalan Alternatif Sleman-Gunungkidul Segmen B Segera Dimulai, Pagu Rp73 Miliar
- Luncurkan SPPG di Tridadi Sleman, Menko Muhaimin Ungkap Efek Berantai Bagi Masyarakat
- Produk UMKM Kota Jogja Diminati Peserta Munas VII APEKSI 2025
- Investasi di Sektor Utara Gunungkidul Bakal Digenjot
- Polisi Menangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Ojol Pengantar Makanan di Pintu Masuk UGM
Advertisement