Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Ilustrasi pembangunan jalan/Bisnis Indonesia-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, SLEMAN- Pembebasan lahan untuk pembangunan ruas jalan Prambanan-Lemahabang segmen B mulai berproses. Ditargetkan pembayaran lahan terdampak akan dilaksanakan pada triwulan ketiga tahun ini.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Sleman Irene Riana Pramudiwati menjelaskan proses pembebasan lahan mulai dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Sleman. Pelaksanaannya melibatkan Satgas A dan Satgas B yang sudah dibentuk.
"Satgas ini yang melakukan proses identifikasi dan validasi data di lapangan. Mulai pengukuran lahan hingga administrasi kepemilikan tanah," katanya saat ditemui di kantornya, Senin (7/3/2022).
BACA JUGA: Los Dol! Tes Swab Dihapus hingga Bebas Karantina, Ini Detail Aturan Baru Penanganan Covid-19
Empat kalurahan di Kapanewon Prambanan, lanjut Ria, terdampak pembangunan jalan yang menghubungkan dengan wilayah Gunungkidul ini. Meliputi, Kalurahan Sambirejo, Sumberharjo, Wukirharjo dan Gayamharjo. "Total bidang terdampak sekitar 200an bidang. Rata-rata lahan pertanian," katanya.
Sama halnya dengan Segmen A, dana pembebasan lahan untuk Segmen B ini menggunakan alokasi Dana Keistimewaan. Alokasi dananya, lanjut Ria sekitar Rp175 miliar. "Untuk pembebasan lahan di Segmen A sudah selesai, pembayaran sudah dilaksanakan tahun lalu," katanya.
Kepala Dispertaru Sleman Mirza Arfansury mengatakan berdasarkan IPL untuk segmen B ini luas tanah yang dibutuhkan kurang lebih 143.132 meter persegi. Pembangunan ruas jalan ini bertujuan untuk mendukung terlaksananya prioritas pembangunan khususnya konektivitas jalan.
"Tujuan pembangunan ruas jalan ini, untuk menghubungkan dua kabupaten, Sleman dan Gunungkidul," katanya.
Jalan tersebut juga dapat berfungsi untuk mengurangi kepadatan jalan Pathuk-Piyungan serta menghubungkan Kawasan Strategis Nasional Prambanan dan destinasi wisata dari Prambanan dengan kawasan Karst Gunungkidul.
Sebagai informasi, total bidang tanah yang dibebaskan untuk pembangunan jalan Prambanan-Lemahabang untuk segmen A sebanyak 351 bidang seluas 185,752 meter persegi. Adapun uang ganti kerugian (UGK) yang disalurkan tahun lalu sebesar Rp194,72 miliar. Rencananya, konstruksi fisik pembangunan jalan dilaksanakan pada tahun 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Sebanyak 34 WN Australia dilaporkan hilang setelah banjir bandang di Nepal. Ratusan orang dari berbagai negara juga masih dicari.
Mahasiswa Forum BEM DIY menggelar aksi di Malioboro dan mendesak RUU Perampasan Aset disahkan serta drafnya dibuka ke publik.
Sri Sultan meminta PSIM Jogja mencari revenue baru agar klub lebih mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada pengusaha.
Kemenag membantah isu Nasaruddin Umar mundur sebagai Menteri Agama. Nasaruddin juga menegaskan dirinya tidak pernah mengundurkan diri.
Polresta Sleman menangkap IR, pelaku penembakan airsoft gun terhadap pelajar di Maguwoharjo. Tiga pelaku lainnya masih dicari.