Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Penyiapan makam untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Madurejo, Prambanan, Sleman, Selasa (2/2/2021).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta kepada pihak terkait untuk memberikan perhatian kepada pasien Covid-19 yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid. Pasien jenis ini diminta untuk tidak menjalani isoman, melainkan minimal dibawa ke tempat Isolasi Terpusat. Hal ini disampaikan menyusul tingginya kasus kematian pasien Covid-19 di DIY.
Melalui perawatan langsung di Isoter tersebut harapannya pasien Covid-19 meski tanpa gejala namun memiliki penyakit bawaan dapat dipantau dengan baik. Sultan meminta pasien tersebut langsung dibawa ke Isoter sehingga tidak cukup hanya menjalani isoman. Hal ini untuk meminimalisasi kejadian terlambat ditangani oleh petugas medis.
“Makanya sekarang tergantung kondisi dari rumah ya mereka bisa di isoman tetapi mestinya kalau punya penyakit bawaan jangan Isoman langsung di Isoter. Sehingga tidak terlambat. Kalau enggak punya apa-apa [komorbid] tiga sampai lima hari juga sembuh, jadi hati-hati,” kata Sultan Selasa (22/3/2022).
BACA JUGA: DPR Desak Mendag Segera Tangkap dan Umumkan Mafia Minyak Goreng!
HB X menyatakan terkait penyebab sepenuhnya kematian, tidak bisa disebutkan karena Covid-19. Mengingat tingginya angka kematian di DIY sebagian besar disebabkan oleh komorbid. Bahkan fokus penanganan pasien jenis ini terletak pada pengobatan penyakit bawaannya agar tidak semakin parah. Jenis penyakit yang menjadi komorbid pasien Covid-19 di DIY antara lain jantung, diabetes dan penyakit lain.
“Kita enggak bisa mengatakan itu [penyebabnya Covid-19], karena kalau tingkat kematian itu sebagian besar disebabkan karena penyakit lain. Ya memang ini pandemi dalam arti Corona, tetapi kematiannya mungkin karena lain seperti jantung, mungkin dia diabetes, atau mungkin sakit lain itu kan penyakit lain. Kita kena pandemi itu kan bukan mengobati corona, pasti penyakit lain yang diobati penyakit bawaan. Kita tidak bisa memprediksi itu,” ucapnya.
Sebelumnya Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengakui selama beberapa hari terakhir kasus kematian di DIY masih cukup tinggi. Berdasarkan catatannya, salah satu penyebabnya karena terlambat masuk rumah sakit. Selain itu ada beberapa pasien komorbid yang sebelumnya tidak diketahui.
“Dari catatan yang kami terima karena terlambat masuk rumah sakit, karena kejadiannya masyarakat itu kalau terkena Covid itu cukup isoman di rumah. Sementara ada beberapa orang yang tidak memahami bahwa mereka memiliki komorbid sehingga terlambat masuk ke rumah sakit,” katanya dalam rilis resmi yang dikeluarkan Pemda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.