Advertisement

6 Jalan di Jogja yang Pernah Jadi Lokasi Klithih, Hati-Hati Kalau Lewat!

Bernadheta Dian Saraswati
Senin, 04 April 2022 - 15:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
6 Jalan di Jogja yang Pernah Jadi Lokasi Klithih, Hati-Hati Kalau Lewat! Lokasi tewasnya terduga pelaku klithih di Seyegan, Sleman. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kejahatan jalanan atau klithih kerap terjadi di Jogja. Beberapa ruas jalan baik di perkotaan maupun perdesaan pernah menjadi saksi bisu kekejaman tindakan ini.

Dari berbagai kasus yang terjadi, klithih tidak hanya terjadi di jalanan kampung yang sepi dan jarang penduduk. Beberapa kasus di Jogja justru terjadi di jalan raya di daerah perkotaan, seperti yang terjadi Minggu (3/4/2022) di Jalan Gedong Kuning. 

Berikut ini daftar jalan di Jogja yang pernah menjadi lokasi terjadinya klithih:

1. Jalan Gedongkuning

Terjadi pada Minggu (3/4/2022). Korban berinisial DAA, remaja asal Kebumen yang bersekolah di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta tewas karena terkena sabetan gir oleh segerombolan pelaku.

2. Jalan Panggang- Jiluk

Setidaknya pernah dua kali kasus kejahatan jalanan di sini. Pada Senin (12/12/2016), Adnan Wirawan Adiyanta, siswa SMA Muhammadiyah 1 Jogja tewas diserang sekelompok pemuda bercadar bersenjata pedang dan clurit di Jl.Siluk-Panggang, Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri. Sebanyak 10 orang jadi tersangka, termasuk di antaranya siswa SMA di Jogja.

Kasus kedua, Fatur Nizar Rakadio, 16, juga tewas setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUD) Dr. Sardjito selama hampir sebulan. Ia tewas setelah menjadi korban klithih di Jalan Panggang-Siluk, Selopamioro, Imogiri, Bantul pada 14 Desember 2019. Korban merupakan salah satu siswa di sebuah SMK di Sleman.

3. Jalan Veteran

Terjadi pada 12 Januari 2022 dan menimpa Tegar Leonardo. Ada tiga pelaku yang terlibat di antaranya RA, 19; SP, 18, dan RAP, 17.

4. Jalan Laksda Adisutjipto

Dua pemuda mengalami luka sayat pada Minggu, 31 Oktober 2021 sekitar pukul 3.00 WIB. Peristiwa terjadi di penggal jembatan sungai Gajah Wong. Kedua korban terkena sabetan celurit yang diayunkan para pelaku.

5. Jalan Tempel-Seyegan

Pemuda berinisial A jadi korban pengeroyokan pada Sabtu 12 Februari 2022. Sepulang dari Rumah makan Kembar Gandos, ia dibuntuti segerombolan pengendara. Korban sempat ditanya asal sekolah tetapi tidak menjawab dan akhirnya dikeroyok. Korban mengalami luka di badan dan tangan kiri.

6. Jalan Kaliurang

Kasus pembacokan terjadi di Jalan Kaliurang Km 9 Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Korban yang adalah seorang remaja berinisial DHP, 16, mengalami luka di punggung dan telapak tangan. Ada enam pelaku. Salah satu diantaranya membuat celurit sendiri untuk melakukan aksinya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hubungan dengan Keluarga Merenggang, Pria Ini Kencingi Makam Mantan Istri Setiap Hari

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement