Advertisement

Akademisi Ayang Utriza Laporkan Kasus Klithih Jogja ke Kapolri

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 05 April 2022 - 14:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Akademisi Ayang Utriza Laporkan Kasus Klithih Jogja ke Kapolri Petugas Inafis Polda DIY melakukan olah TKP di lokasi kejadian kejahatan jalanan tepatnya di depan kantor Kelurahan Banguntapan, Senin (4/4/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Jogja dan klithih menjadi trending topic di Twitter hari ini, Selasa (5/4/2022). Akademisi Ayang Utriza juga turut mencuit soal topik tersebut. Ia bahkan memention Kapolri Listyo Sigit untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Lewat cuitan pada Selasa (5/4/2022), Ayang Utriza melaporkan pada Jenderal Listyo soal klithih, yang disebutnya sebagai premanisme remaja.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Tak hanya di Jogja, dalam kicauannya, Ayang Utriza melaporkan pula klithih yang terjadi di Semarang dan daerah lainnya. Ia menyebutkan, klithih telah banyak memakan korban tewas dan luka parah.

"YM Bapak Kapolri Jenderal @ListyoSigitP: premanisme remaja (usia SMP & SMA) sudah mengerikan: klitih di Yogyakarta, Kreak di Semarang, & di daerah lain. Sudah banyak korban

mati & luka parah," cuit @Ayang_Utriza.

Di akhir kicauannya, Ayang Utriza meminta ketegasan Jenderal Listyo dalam memerintahkan polsek maupun polres untuk menangkap pelaku klithih, yang sejak dulu berkali-kali terulang di Jogja.

"Bisakah Bapak perintahkan agar Polsek/res tegas tangkap preman di bawah umur ini?" tutupnya.

Muncul beragam respons dalam kolom komentar akademisi dari Indonesia yang sejak 2021 mengajar di Fakultas Teologi Universitas Katolik Leuven, Belgia itu. 

"Dalang di balik ini paham betul anak-anak tidak akan diproses hukum". 

"Harus ada efek jera dipidanakan,tidam pakai pasal anak anak tapi pakai pasal orang dewasa.karena pikiran mereka sudah dewasa untuk melakukan hal pidanakan mencelakai dan menghilangkan nyawa orang".

"pak gubernur jateng... monggo jakarannya jika gak bisa kerja, dikolongi kupinge ben kerja @ganjarpranowo khusus nya wilayah jateng. kita tag akun polri pun percuma".

Diberitakan Harianjogja.com sebelumnya bahwa pada Minggu (3/4/2022) terjadi klithih di Jalan Gedongkuning. Seorang siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta asal Kebumen meregang nyawa dalam insiden itu. Korban yang membonceng temannya untuk mencari makanan sahur, mendapat hantaman gir pada bagian kepala dan mengakibatkan korban meninggal dunia saat dirawat di RS Hardjolukito. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Twitter, Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Meriah! Archipelago Menggelar Kompetisi Mini Soccer

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 17:27 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement