Advertisement

Gunungkidul Digoyang Lindu, BPBD: Nihil Kerusakan

David Kurniawan
Rabu, 06 April 2022 - 14:27 WIB
Arief Junianto
Gunungkidul Digoyang Lindu, BPBD: Nihil Kerusakan Foto ilustrasi. - Antara Foto

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Gempa bumi terjadi di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul, tepatnya 24 kilometer barat daya Gunungkidul pada Rabu (6/4/2022) sekitar pukul 10.03 WIB. 

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan.

Sekretaris BPBD Gunungkidul, Eka Prayitno mengatakan, pasca kejadian gempa tim reaksi cepat (TRC) di masing-masing wilayah langsung mendata potensi kerusakan. Hasilnya, dia memastikan tidak ada kerusakan terkait dengan dampak gempa ini. “Sudah dicek dan tidak ada laporan kerusakan,” katanya, Rabu.

BACA JUGA: Kapan BLT Migor di Gunungkidul Disalurkan? Ini Penjelasan Pemkab

Menurut dia, di Gunungkidul sudah ada alat pendeteksi gempa yang terpasang. Salah satunya berada di kompleks Bangsal Sewokoprojo di Kapanewon Wonosari.

“Sudah terpasang dan alat ini bisa mengetahui lokasi dan kekuatan gempa yang terjadi di Gunungkidul. Setiap ada gempa, alat pendeteksi akan mengirimkan sinyal ke pusat informasi kegempaan yang dimiliki BMKG,” katanya.

Meski ada gempa di wilayah Gunungkidul, tetapi masyarakat di Kapanewon Wonosari ada yang tidak merasakan. Salah satunya diungkapkan oleh Anjar Ardityo. “Pada saat kejadian saya sedang mengobrol dengan teman, tetapi tidak merasakannya,” katanya.

Anjar mengaku baru mengetahui peristiwa gempa ini melalui media sosial. “Memang tidak terasa dan kami juga tetap beraktivitas seperti biasa,” katanya.

BACA JUGA: Hasil Lelang Jabatan di Gunungkidul Segera Diumumkan

Kepala Stageof Sleman, Ikhsan dalam pers rilisnya mengatakan gempa di Gunungkidul terjadi pada Rabu sekitar pukul 10.03 WIB dengan magnitudo 4,9. Pusat gempa berada 24 kilometer barat daya Gunungkidul dan dengan kedalaan 123 kilometer.

Advertisement

“Dengan memperhatikan episenter dan lokasi kedalaman, gempa bumi ini jenis menengah akibat aktivitas subduksi,” katanya.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Ganjar Bilang Begini...

News
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Hidden Gems, Curug Silawe di Magelang yang Mempesona

Wisata
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 12:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement