Advertisement

Migor Tengah Melimpah di DIY, Waspada Migor Curah Dikemas Ulang

Sunartono
Sabtu, 09 April 2022 - 06:57 WIB
Bhekti Suryani
Migor Tengah Melimpah di DIY, Waspada Migor Curah Dikemas Ulang Petugas menyalin minyak goreng curah ke sejumlah jeriken milik pedagang dalam operasi pasar yang digelar di Pasar Beringharjo, Sabtu (26/3/2022). - Harian Jogja - Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--DIY akan memperketat pengawasan untuk mengantisipasi tindakan nakal produsen maupun pedagang yang menyulap minyak goreng (migor) curah menjadi migor kemasan.

Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana menyatakan minyak goreng curah saat ini banyak diburu masyarakat karena harganya relatif murah. Bahkan saat bulan Ramadan ini permintaan minyak goreng diperkirakan meningkat, terutama jelang Lebaran.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Di tengah banyaknya pihak memburu migor curah ini, salah satu yang diantisipasi adalah kecurangan yang dilakukan pihak tertentu yang mengemas migor curah dan menjual dengan harga mahal. Hingga saat ini memang belum ditemukan praktik semacam ini di wilayah DIY.

“Ini sangat mungkin terjadi sehingga tetap harus kami antisipasi dan mencegah praktik semacam ini,” ungkapnya Jumat (8/4/2022).

BACA JUGA: Bawa Gir di Malam Hari, Pelajar di Imogiri Bantul Ditangkap Polisi

Ia menegaskan pengawasan akan diperketat untuk mencegah modus mengubah minyak goreng curah dikemas dengan harga tidak sesuai ketentuan. Sehingga produk yang dihasilkan seolah seperti minyak goreng kemasan padahal isinya berkualitas minyak goreng curah. Oleh karena itu Pemda DIY bekerja sama dengan aparat kepolisian serta pihak terkait dalam memperketat pengawasan.

“Praktik seperti ini harus kita cegah, maka kami bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pencegahan. Karena khusus untuk migor curah ini kami harus perketat, mengawasi jangan sampai, dikemas jadi migor kemasan, yang harga botol kecil Rp2.500 lalu dikasih label jadi kemasan dijual lebih mahal,” ujarnya.

Pengawasan dilakukan dengan mendatangi sejumlah distributor yang ada di DIY sekaligus memastikan bahwa migor curah didistribusikan sesuai ketentuan. Khusus harga Rp14.000 per liter serta Rp15 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petinggi Golkar Curiga Ada Pihak Ingin Amandemen UUD 1945

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement