Advertisement

Lebaran Sudah Dekat, Petugas Survei Kondisi Jalur Alternatif di Sleman

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 15 April 2022 - 15:07 WIB
Bhekti Suryani
Lebaran Sudah Dekat, Petugas Survei Kondisi Jalur Alternatif di Sleman Kondisi jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan pada Jumat (7/5/2021) siang yang sepi dari kendaraan pemudik. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Rambu-rambu lalu lintas tambahan masih menjadi prioritas dan mendesak menjelang musim arus mudik dan libur Lebaran 2022. Hal itu untuk memastikan seluruh jalan utama dan ruas jalan alternatif bagi pemudik siap dan nyaman dilintasi.

Pemasangan rambu-rambu tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik selama libur lebaran nanti. Hal ini terungkap dari kegiatan survei jalan alternatif dan run check kendaraan angkutan Lebaran yang dilakukan petugas gabungan terdiri dari Dishub Sleman dan Polres Sleman, Kamis (14/4/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Survei dilakukan guna memastikan jalur-jalur alternatif bagi pemudik dan kendaraan angkutan Lebaran siap melayani para pemudik. Selain survei kelaikan jalan, petugas juga mengecek kesiapan armada bus angkutan Lebaran. Baik menyangkut dokumen maupun kondis fisik kensaraan dan fungsi dari panel-panel.

Saat pengecekan, petugas hanya menemukan lampu-lampu indikator bus yang tidak normal namun langsung diperbaiki oleh teknisi. "Iya kami menemukan persoalan di indikator lampu saat sidak. Tapi teknis langsung melakukan perbaikan dan sudah baik," kata Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Sleman Iptu Mulyanto di sela-sela run check di Terminal Jombor Sleman, Kamis (14/4/2022).

BACA JUGA: Banyak Bunuh Diri di Gunungkidul, Ratusan Santri Gelar Doa  

Dia mengatakan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang pada arus mudik dan balik Lebaran 2022, petugas fokus pada aspek kesehatan pengemudi dan kelaikan kendaraan. Dia meminta semua pemangku kepentingan terutama perusahaan-perusahaan angkutan memastikan dua hal tersebut tidak terlewatkan.

"Kami akan terus memantau dan melakukan pengecekan secara rutin untuk memastikan keduanya dapat dilaksanakan dengan baik. Target kami bukan sekadar keamanan dan keselamatan, tapi juga kenyamanan," kata Mulyanto.

Kasi Angkutan Dishub Sleman Sapandi mengatakan hasil survei ini akan menjadi dasar bagi Dishub untuk menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Hal itu bertujuan untuk memastikan pelayanan arus mudik dan arus balik Lebaran bisa lebih maksimal. "Tidak hanya jalur mudik, kami juga mencermati jalur-jalur wisata. Sebab biasanya liburan panjang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata," katanya.

Saar ini, skenario-skenario pengamanan terus digodok dan dilakukan serta dikoordinasikan lintas instansi. Terkait armada angkutan Lebaran, Sapandi mengatakan telah disiapkan 40 unit bus angkutan Lebaran tahun 2022. Selain itu ada 4 bus cadangan, yang sewaktu-waktu siap dioperasikan apabila memang diperlukan. (Abdul Hamid Razak)

Petugas gabungan melakukan pengecekan terhadap kelaikan bus angkutan lebaran di Terminal Jombor, Kamis (15/4)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Catat! Ini Jadwal Rencana Perjalanan Haji 2023 yang Dirilis Kemenag

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 12:27 WIB

Advertisement

alt

Ikuti Post-tour ATF, Banyak Peserta Terkesan dengan Objek Wisata DIY

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 10:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement