49 Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Turi Sleman Hentikan Operasional
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Suasana diskusi Yogyakarta Kota Pelajar: Merumuskan Solusi Kejahatan Jalanan Remaja, Senin (18/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Ruang berekspresi yang minim disinyalir menjadi biang maraknya kasus kekerasan jalanan yang dilakoni oleh remaja. Selain itu, perubahan pola perilaku sosial juga tak pelak menjadi salah satu alasan munculnya kasus tersebut belakangan ini.
Dosen Sosiologi dan Wakil Rektor III Universitas Widya Mataram, Puji Qomariyah mengatakan perubahan pola perilaku sosial ini dipengaruhi oleh karakteristik dan kualitas lingkungan. Kondisi sosial masyarakat Jogja saat ini pun bisa dibilang telah terdistorsi oleh kapitalisme. "Saat ini yang dikejar pertumbuhan, pertumbuhan ekonomi terutama," ujarnya.
BACA JUGA: Ngebut, Pelajar di Bawah Umur Tewas Tabrak Pohon di Jalan Samas
Akibatnya, imbuh dia, ruang publik untuk berekspresi bagi anak muda pun semakin jarang. "Semua ruang menjadi area privat yang berbayar. Akhirnya jalan raya menjadi ruang tak berbayar untuk berekspresi," kata dia dalam diskusi bertajuk Yogyakarta Kota Pelajar : Merumuskan Solusi Kejahatan Jalanan Remaja yang digelar Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah V DIY di Stipram, Banguntapan, Bantul, Senin (18/4/2022).
Dari beberapa analisis tersebut, Puji menawarkan beberapa solusi di antaranya memberi ruang publik untuk berekspresi secara proporsional.
"Perbanyak ruang lindung budaya, dengan membuka panggung kreativitas dan ekspresi seni budaya," ujarnya.
"Karena pada saat ini, kalau kita mau mengakui bahwa Jogjakarta sangat darurat panggung, Jogjakarta sangat rindu panggung. Ketika misalnya kita membuka panggung-panggung gratis, betapa orang sangat merindukan itu, sangat menginginkan itu untuk pentas bersama," imbuh Puji.
Lebih lanjut, bila sebagai perguruan tinggi sudah selayaknya ikut menanaman penahaman tata nilai DIY untuk budaya lokal menjadi basis pendidikan karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.