PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Tersangka kasus pencurian, DP (ketiga dari kanan) saat ditanya oleh Kapolres Bantul, AKBP Ihsan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Jajaran Polsek Jetis bersama Polres Bantul menangkap tiga orang pelaku pencurian asal Lampung. Ketiga pencuri itu masing-masing berinisial DP, 22; DAP, 19; dan BH, 37.
Ketiga warga Kabupaten Pasawaran, Lampung itu datang ke Bantul mengaku berniat bekerja sebagai bank plecit, tetapi nyatanya mereka justru mencuri. Tak tanggung-tanggung, dalam sekali aksi, dua target langsung menjadi korban mereka.
Aksi pencurian itu mereka lakukan pada Rabu (13/4/2022) siang lalu di dua lokasi yang berbeda, yakni di Alisa Baby Spa di Jalan Bakulan, Kalurahan Patalan, Kapanewon Jetis dan di depan Salon Ayu, Jalan Imogiri Barat, Dusun Nogosari, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul.
BACA JUGA: Congkel Jendela, Maling Gasak Laptop, HP, dan Perhiasan di Banguntapan
Awalnya tersangka DP dan DAP yang berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki FU dan BH dengan sepeda motor Lexi berangkat dari penginapan di Parangtritis untuk jalan-jalan. Namun karena hujan, tersangka BH kembali ke penginapan, sementara DP dan DAP melanjutkan perjalanan.
Sampai di lokasi pertama, yakni Alisa Baby Spa, sekitar pukul 11.30 WIB karena situasi sepi, DP dan DAP masuk ke dalam Alisa Baby Spa dan mengambil tas berisi dua buah telepon selular. Setelah mengambil tas, tersangka DP dan DAP melanjutkan perjalanan dan sampai di lokasi kedua melihat mobil warna hitam terparkir di depan Salon Ayu.
Saat itu, DP melihat ada tas di dalam mobil tersebut yang disimpan di bangku depan sisi kiri. Tak menunggu lama, DP memecah kaca dengan obeng dan mengambil tas yang berisi uang Rp30 juta, sementara tersagka DAP menunggu di sepeda motor.
BACA JUGA: Daging Gelonggongan Dijamin Sulit Masuk Bantul, Ini Sebabnya
Sementara itu, DP mengaku datang ke Bantul untuk bekerja sebagai penagih utang (bank plecit). Sebelumnya dia pernah tinggal di Bantul dengan pekerjaan yang sama, kemudian pulang kembali ke Lampung dua tahun lalu.
Ramadan ini ia kembali ke Bantul dengan membawa dua temannya untuk bekerja sebagai bank plecit. “Awalnya ingin buka bank plecit lagi,” katanya saat ditanya Kapolres Bantul AKBP Ihsan di sela-sela jumpa pers di Mapolsek Jetis, Selasa (19/4/2022).
Dalam kasus pencurian tersebut DP mendapatkan jatah Rp9 juta, tetapi dua juta lainnya sudah dikirim ke keluarga di Lampung untuk kebutuhan lebaran. Sisanya digunakan untuk beli baju Lebaran dan foya-foya. Demikian juga dengan DAP uang hasil pencurian sudah dibelikan baju koko dan sisanya dikirim ke ibunga di lampung untuk kebutuhan Lebaran.
“Sudah dibelikan baju Lebaran dan buat ibu,” kata DAP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Red Magic 11S Pro+ menjadi smartphone Android terkencang versi AnTuTu Mei 2026 dengan skor 4,17 juta poin. Snapdragon 8 Elite Gen 5 mendominasi daftar 10 besar.
KPK mengonfirmasi nama Raffi Ahmad muncul dalam penyidikan kasus korupsi Bea Cukai terkait Blueray Cargo. Penyidik membuka peluang pendalaman berdasarkan fakta
Tren wisata di Indonesia bergeser ke destinasi luar kota besar. Lombok mencatat kenaikan lama menginap 68 persen, sementara Nabire mulai menarik perhatian wisat
BKN merilis jadwal seleksi PPPK 2026. Calon pelamar diminta memantau SSCASN, menyiapkan dokumen, dan mewaspadai penipuan selama proses rekrutmen.
Lima tim dipastikan tersingkir dari Piala AFF U-19 2026. Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan sempurna.