UAS Beri Pesan untuk Mahasiswa Soal Iman dan Pertemanan
Ustaz Abdul Somad mengingatkan mahasiswa UII pentingnya merawat iman, menentukan tujuan hidup, berbakti kepada orang tua, dan memilih pertemanan.
Ilustrasi aktivitas pendidikan./Antara
Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY mengaku kesulitan mencegah siswa membawa sepeda motor sebagai alat transportasi ke sekolah.
Meski sekolah sudah melakukan pengawasan dan melarang siswa yang belum memiliki SIM untuk membawa sepeda motor, tetapi nyatanya para siswa jauh lebih cerdik dengan menitipkan sepeda motor itu di perumahan warga,
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan sekolah tetap menegakkan Perda No.2/2017 tentang ketertiban umum khususnya di bidang pendidikan. Salah satu poin Perda ini adalah larangan bagi siswa membawa sepeda motor ke sekolah.
BACA JUGA: Persewaan Mobil di Jogja Melonjak Jelang Lebaran, Harga Makin Mahal
Menurutnya, sekolah secara berkala biasanya melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dibawa siswa termasuk melarang siswa membawa sepeda motor bagi yang belum memiliki SIM. Siswa yang belum memiliki SIM dan nekat membawa motor tentu akan diberikan penindakan oleh sekolah.
“Sekolah sudah menegakkan itu [soal larangan membawa kendaraan bermotor]. Tetapi faktanya banyak warga yang membuka persewaan motor di sekitar sekolah,” katanya, Kamis (21/4/2022).
BACA JUGA: Harga Migor Curah Tak Terkendali, Pemda DIY: Jangan Main-Main dengan Barang Subsidi
Dia mengakui perlunya kerja sama berbagai pihak terkait dengan banyaknya penitipan kendaraan bermotor di sekitar sekolah. Sebaiknya warga tidak membuka penitipan untuk anak sekolah karena bisa dimanfaatkan bagi siswa yang belum memiliki SIM. Karena dengan membawa sepeda motor secara mandiri memungkinkan siswa melakukan aktivitas di luar kendali orang tua.
“Selain itu memaksimalkan komunikasi dengan orang tua dan wali kelas atau pihak sekolah. Seperti mengingatkan pada jam tertentu ketika anak seharusnya berada di rumah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ustaz Abdul Somad mengingatkan mahasiswa UII pentingnya merawat iman, menentukan tujuan hidup, berbakti kepada orang tua, dan memilih pertemanan.
Pedagang Pasar Rakyat Bantul Kota menyebut kunjungan pembeli turun hingga 50% setelah MBG berjalan dan berdampak pada penjualan makanan.
Populasi lansia Jepang mencapai rekor 29,6 persen atau 36,24 juta jiwa, tertinggi di antara negara berpenduduk lebih dari 40 juta.
Napoli gagal mempertahankan keunggulan atas Fiorentina dan harus puas bermain 1-1 pada pekan kelima Liga Italia 2026/27.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.