Advertisement

Warga Tolak Regrouping SDN Tepus 2, Disdik Gunungkidul: Sudah Ada Kajian sejak 2015

David Kurniawan
Selasa, 10 Mei 2022 - 19:37 WIB
Arief Junianto
Warga Tolak Regrouping SDN Tepus 2, Disdik Gunungkidul: Sudah Ada Kajian sejak 2015 Warga melintas di kawasan Tepus Gunungkidul yang masih dalam proses pembangunan Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS), Desember 2021. - Harian Jogja/Nina Atmasari

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak 50 warga dari Kalurahan Tepus mendatangi Komisi D DPRD meminta agar SD Negeri Tepus 2 yang terdampak Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dibangun kembali. Permintaan untuk membangun karena warga menolak dilakukan regrouping karena jarak dengan sekolah terdekat cukup jauh.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, untuk kajian penggabungan SD Negeri Tepus 2 sudah dilakukan sejak 2015 lalu. Adapun hasilnya, sekolah tersebut memenuhi persyaratan untuk digabung dengan sekolah lain. Meski demikian, Nunuk mengungkapkan berdasarkan saran dari Komisi D, maka akan dilakukan kajian lebih mendalam.

“Kami akan kaji lagi terkait dengan masalah di SD tersebut,” katanya.

BACA JUGA: Kasus Pantai Drini, Perekam Cewek Mandi Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Supriyadi mengaku sudah mendengarkan masalah di SD Negeri Tepus 2. Secara prinsip, pihaknya mendukung agar sekolah tersebut dibangun lagi demi memberikan kemudahan akses pendidikan bagi warga sekitar.

“Kalau di APBD murni belum dianggarkan, maka bisa diusulkan di APBD Perubahan. Kalau anggaran ganti rugi masih kurang, dewan siap membahasnya karena ada fungsi anggaran yang dimiliki,” katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Indonesia Ternyata Produsen Sarang Burung Walet Terbesar di Dunia

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement