Pemda DIY Bantu Korban Gempa NTT, Mahasiswa Dapat Keringanan Biaya
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Suasana bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Sabtu (1/5/2021). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO-Menanggapi Jogja yang sedang darurat sampah, Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Yogyakarta International Airport (YIA), Agus Pandu Purnama ikut angkat bicara. Menurutnya masalah sampah di YIA sudah dikoordinir dengan baik.
"Dari tenant-tenant setiap jam kumpulkan dan kemudian juga kita sudah menunjuk vendor urus sampah baik organik, plastik, dan lainnya," tuturnya ditemui di bandara, Rabu (11/5/2022).
Dia menegaskan penanganan sampah di YIA sudah berjalan baik sejak awal bandara beroperasi. Sampah dilakukan pemilahan dan pemrosesan sebelum dibuang.
Baca juga: Jogja Darurat Sampah di Depan Mata, Ini Buktinya
"[Pembuangan] sudah ditunjuk kerjasama dengan Pemda setempat. Hasil dari pemilihan tempat pembuangan sesuai dengan jenis sampahnya," ujarnya.
Sementara itu, Airport planning, OSH & Risk management Senior Manager R. Bambang Triyono menyebut pembuangan sampah dibuang empat kali sebulan.
"Kami sudah pemeliharaan. Lalu untuk reuse, reduce dan recycle juga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 26 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.