14 Tahun UUK DIY, Malioboro Jadi Panggung Seni Memetri Jogja
Memperingati 14 tahun UUK DIY, Malioboro menjadi panggung seni Memetri Jogja Merawat Nusantara sekaligus donasi korban bencana NTT.
Logo Partai Gerindra/istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja merotasi sejumlah pimpinan alat kelengkapan (alkap) pada Jumat (13/5/2022). Pimpinan empat komisi di DPRD setempat kini didominasi oleh tiga partai besar yakni PDIP, Gerindra dan PAN.
Ketua PDRD Kota Jogja, Danang Rudiyatmoko menjelaskan, perombakan alkap tersebut ditetapkan melalui sidang paripurna yang rampung pada kemarin malam. Hal ini mengacu pada tata tertib alkap yang dapat dilakukan rotasi setelah 2,5 tahun menjabat.
"Mei ini sudah 2,5 tahun atau separuh periode dan kita sepakati ada perubahan alat kelengkapan," ungkap Danang, Sabtu (14/5/2022).
Proses penetapan alkap berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Menurut Danang, penentuan kursi pimpinan di tiap komisi ditentukan oleh masing-masing anggota komisi. Selain merotasi alkap di empat komisi, pihaknya juga merombak Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Sementara Badan Kehormatan (BK) tidak diusulkan mengalami perubahan.
"Tadi saya memimpin sendiri proses di Komisi A dan C, bahkan dilakukan aklamasi. Artinya semua anggota komisi sepakat," jelasnya.
Baca juga: Hasto Bicara Sikap PDIP soal Penundaan Pemilu 2024
Tiga partai besar dengan suara terbanyak yakni PDIP, Gerindra dan PAN mendominasi jabatan ketua, wakil ketua dan sekretaris di tiap komisi. Sementara NasDem dan PKS yang sebelumnya mendapatkan kursi pimpinan komisi, tersisihkan. Justru, Gerindra kini mampu menempatkan wakilnya sebagai pimpinan di semua komisi.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jogja, Anton Prabu Semendawai mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Jogja, Ririk Banowati agar memperjuangkan jabatan di tiap komisi. Selain itu Anton mengaku juga intensif menjalin komunikasi dengan ketua partai lain.
"Alhamdulillah bisa bertambah. Komunikasi politik menjadi salah satu penentu agar alat kelengkapan bisa berjalan optimal," katanya.
Anton berharap, pimpinan alkap yang baru terpilih tersebut mampu menambah daya dongkrak kinerja dewan. Sehingga selama paruh periode terakhir atau 2,5 tahun ke depan, kinerja alkap bisa semakin efektif serta menghasilkan kinerja yang semakin baik.
"Selama ini kinerjanya sudah baik, namun semoga ke depan ini bisa lebih baik lagi," tandasnya.
Adapun jabatan alkap di tiap komisi yang baru secara berurutan untuk ketua, wakil ketua dan sekretaris Komisi A yaitu Wisnu Sabdono Putro (PDIP), Indaruwanto (PAN), dan Marwoto Hadi (Gerindra). Komisi B, Susanto Dwi Antoro (PDIP), Rifki Listianto (PAN) dan R Krisma (Gerindra). Sementara Komisi C, Ririk Banowati (Gerindra), Deddy Jati (PDIP), dan Affan (PAN). Komisi D, Suryani (PDIP), Krisnadi (Gerindra), dan M Ali Fahmi (PAN).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memperingati 14 tahun UUK DIY, Malioboro menjadi panggung seni Memetri Jogja Merawat Nusantara sekaligus donasi korban bencana NTT.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan
Warga tidak mampu di Sleman gagal menerima bansos karena sejumlah syarat, termasuk kepemilikan lebih dari satu sertifikat tanah.
Jadwal SIM Keliling Bantul Rabu 2 September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Jadwal SIM Kulonprogo September 2026 tersedia di Satpas, MPP, SIMMADE, dan SIMENOR. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Kelok 23 Pansela DIY rampung 100 persen. Jalan penghubung Bantul-Gunungkidul ini ditargetkan beroperasi September-Oktober 2026.