Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup Lagi Mulai 20 September, Ini Alasannya
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Kondisi jembatan yang amblas di Ngemplak, Selasa (14/06/2022). Anisatul Umah/Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN - Sebuah jembatan tua yang berlokasi di belakang SDN Gaten, Sumberejo, Tempel, Sleman ambles sejak sepuluh hari lalu. Kondisi itu membuat akses ke sekolah, pasar, dan sawah terganggu.
Separuh dari jembatan ambles dan separuhnya lagi sudah mulai retak. Mantan Ketua RW 16 Ngemplak, Sumberejo, Praja mengatakan jembatan ambles pada 3 Juni 2022 lalu setelah diterpa hujan deras.
Sebelum amblas menurutnya memang sudah terjadi retakan-retakan sehingga akses jalan sudah mulai ditutup untuk roda empat. Roda dua mulanya masih bisa mengakses jalan, namun karena retakan semakin parah akhirnya ditutup total.
"Di hari Jumat 3 Juni [jembatan ambles]. Retakan di atas setelah hujan tiga hari," ujarnya kepada Harian Jogja ditemui di lokasi kejadian, Selasa (14/6/2022).
Tanda-tanda jembatan akan ambles sudah nampak sejak 26 Mei 2022. Menurutnya selama tiga hari berturut-turut hujan deras dan menyebabkan pintu air jebol. Pintu air yang jebol ini menghantam pondasi jembatan.
Baca juga: BMKG: DIY Waspada Dampak Hujan Lebat!
"Memang pondasi lama, sudah bangunan lama. Sehingga turun pondasinya, di awal Juni jebol," tuturnya.
Sejak 2019 dia sebut sebenarnya memang sudah ada retakan di bagian bawah jembatan. Untuk mengantisipasinya masyarakat sudah memasang tanda-tanda peringatan.
Praja mengatakan rusaknya jembatan sudah diusulkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah(RPJM) kecamatan dan lainnya. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
"Sudah ada beberapa kunjungan ini, termasuk Bupati hari kemarin, kemudian ada DPR RI dan pak Panewu," ujarnya.
Warga berharap amblesnya jembatan ini bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan lainnya, karena dari tingkat kalurahan tidak mampu untuk membiayai pembangunan jembatan ini.
Demi memudahkan akses warga, sebuah jembatan bambu dibangun di samping jembatan ambles. Pembangunan jembatan darurat ini menggunakan dana swadaya.
"Akses jembatan dari tokoh-tokoh masyarakat. Akses kecil ke anak sekolah dan ibu-ibu yang ke pasar," tuturnya.
Salah satu warga sekitar Sugiyem, 55, mengatakan akibat amblesnya jembatan untuk pergi ke sawah dan pasar harus melewati jembatan bambu.
"Kalau pakai motor muternya jauh, masih ada beberapa akses," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Dugaan pungli dialami food truck Bolosego di Alkid Jogja. Subardi menyoroti kasus tersebut, sementara Polresta Yogyakarta melakukan pendalaman.
Brentford mengalahkan Chelsea 3-0 pada pekan kelima Liga Inggris. Hasil ini membawa The Bees naik ke peringkat ketiga klasemen.
Bayern Muenchen menang 7-0 atas Union Berlin pada pekan keempat Liga Jerman. Michael Olise mencetak hat-trick dalam laga tersebut.
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 19 September 2026 didominasi cerah. Suhu Jogja diprediksi mencapai 33°C dengan kelembapan hingga 97%.