Buruh DIY Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Soroti PHK hingga Outsourcing
Buruh DIY memberi rapor merah dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, menyoroti PHK, upah murah, outsourcing, dan tuntutan kenaikan upah minimum 50%.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menyampaikan akan menindaklanjuti temuan sekolah yang minim pendaftar. Sekretaris Dinas Pendidikan Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan akan diambil langkah baik bersifat kebijakan maupun teknis.
"Untuk yang daftar cuma segini itu mungkin kami juga surprise [terkejut] ya," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (17/6/2022).
Akan tetapi saat ini data resmi mengenai penerimaan peserta didik baru belum diterima. Karena Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih berlangsung.
"Mesti nanti akan ada satu tindakan, baik terkait kebijakan dan terkait teknis, misalnya seperti itu," ujarnya.
BACA JUGA: Kunjungi Kraton, Presiden Jerman Kagum dengan Lawung Ageng
Menurutnya di dalam proses PPDB 2022 ini khususnya di Sleman belum ditemukan masalah-masalah yang berat. Hanya ada beberapa ketidaktahuan masyarakat sehingga datang ke posko pengaduan PPDB, dan jumlahnya juga tidak terlalu banyak.
"Artinya masyarakat paham, sudah sampai ke masyarakat [informasi PPDB]. Sudah bisa tertangani mungkin ya kalau saya temukan, ada yang datang ke posko tapi tidak banyak," tuturnya.
Kepala Sekolah SD Negeri Sidorejo, Ustadiyatun menyampaikan terkait dengan PPDB 2022 belum ada temuan yang serius. Dan jumlah pendaftarnya relatif sama dengan tahun lalu.
"Alhamdulillah tidak ada [temuan]. Pendaftar relatif sama, tahun kemarin 101 anak, tahun ini 102 anak," paparnya.
Dia menjelaskan untuk SD Negeri Sidorejo secara rinci jumlah pendaftar pilihan 1 sebanyak 73 siswa, pilihan 2 sebanyak 29 siswa. Sehingga secara total 102 siswa.
"Daya tampung 56. Dari zona 1,2,3,dan 4 yang diterima masing-masing, zona 1 sebanyak 10 anak, zona 2 sebanyak 36 anak, zona 3 sebanyak 9 anak, dan zona 4 sebanyak 1 anak," jelansya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buruh DIY memberi rapor merah dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, menyoroti PHK, upah murah, outsourcing, dan tuntutan kenaikan upah minimum 50%.
Marc Marquez mengungkap peluang 70% pensiun dalam tiga tahun ke depan. Gelar juara dunia MotoGP 2025 mengubah pandangannya tentang masa depan.
Luka Modric mengakui AC Milan layak kalah 2-4 dari Bologna. Ia menyoroti performa babak kedua dan meminta tim segera bangkit jelang derbi.
Tanggal 30 Oktober memperingati lima hari penting, mulai Hari Oeang Republik Indonesia, HUT Humas Polri, hingga National Text Your Ex Day.
SIM Keliling Jogja Jumat 30 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 30 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.